Kalianda, Lampung Infobreakingnews - Setidaknya 4.000 pasukan gabungan masih menjaga ketat Desa Balinuraga, Lampung, hingga Minggu (4/11). Pasukan terdiri dari 3.000 personel Satuan Brigade Mobil (Brimob), 500 personel Brigade Infanteri Marinir Pia-Bung, dan 500 personel Komando Resor Militer Garuda Hitam 043 Lampung.
Aparat disebar di puluhan titik untuk mengantisipasi penyusup dari luar daerah setelah perselisihan antarwarga terjadi pekan silam. Aparat memeriksa setiap kendaraan yang hendak masuk ke wilayah Balinuraga dari arah Kalianda dan Kecamatan Candi-Puro, Lampung Selatan. Polisi juga memasang kawat berduri. Selain mengantisipasi penyusup, aparat juga mengamankan rumah yang ditinggalkan penghuninya.
Bentrokan antardesa di Kalianda, Lampung Selatan, menyebabkan 14 jiwa melayang. Ratusan rumah di Desa Balinuraga hangus dibakar oleh massa dan ribuan warga desa itu terpaksa harus diungsikan ke Sekolah Polisi Negara Kemiling, Bandar Lampung, yang berjarak 80 kilometer.
Dalam bentrokan yang dipicu isu pelecehan seks itu, polisi belum juga menetapkan tersangka. Akibat bentrokan itu saat ini sejumlah warga Balinuraga yang desanya rata dan hangus terbakar, mengungsi ke Sekolah Kepolisian Negara di Kemiling.
"Sosialisasi sembilan butir perdamaian berusaha disepakati kedua pihak," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta, Sabtu 3 November 2012.
Menurut Boy, saat ini polisi masih terus melakukan mediasi untuk pembicaraan lebih lanjut. Polisi terus berusaha agar tercipta perdamaian dari bentrok dua hari yang menewaskan 12 orang, merusak ratusan rumah, dan membuat 1.484 orang mengungsi itu.
*** Hidayat Lambasi



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !