![]() |
| Singapura Dikepung Bencana Asap |
Jenny Liu, biro infobrakingnews.com untuk Singpaore melaporkan, pada Kamis (20/6/2013), PM Lee langsung menggelar rapat dengan menteri-menteri terkait untuk membahas polusi asap ini. Setelah itu, dijadwalkan PM Lee akan memberikan keterangan resmi kepada media massa terkait polusi asap akibat kebakaran hutan di Indonesia ini.
Dalam akun Facebooknya, PM Lee mengatakan, dirinya baru saja pulang dari kunjungan konstituen dan langsung merasa khawatir ketika mengetahui levelPollutant Standards Index (PSI) sempat mencapai di atas level 300 atau berarti 'berbahaya', atau Siaga 2.
PM Lee menjelaskan, pemerintahannya mulai intensif membahas situasi yang semakin parah di Singapura sejak Rabu (19/6) malam, yang semakin hari menunjukan peningkatan yang sangat memprihatinkan keseluruhan wilayah negara Siungapura.
Dia menyarankan warga Singapura untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menghindari aktivitas outdoor terutama jika level PSI semakin tinggi, guna mengantisipasi bencana kehilangan sanak keluarga akibat pandangan mata yang semakin menggelap.
PM Lee juga meminta warganya untuk saling menjaga satu sama lain. Dia menjanjikan, semuanya akan menghadapi situasi ini bersama, dan segera berkoordinasi dengan pihak pemerintah Indonesia, guna mencegah kebakaran hutan yang lebih luas lagi.
Pada Rabu (19/6) malam, level PSI di Singapura sempar mencapai angka 321, yang berarti 'berbahaya'. Level ini merupakan level tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Terakhir kali, level polusi udara di Singapura mencapai level tertinggi pada September 1997 lalu, dengan level PSI pada angka 226 atau berarti 'sangat tidak sehat', karna selain akan mengganggu pernafasan, juga sangat berbahaya untuk keselamatan transportasi darat laut dan udara.
Saat ini, level PSI di Singapura semakin menurun, yakni mencapai angka 122 pada pukul 08.00 pagi ini waktu setempat. Namun situasi kabut masih mengganggu pandangan, karena arah angin saat pagi tadi mengarah ke selatan barat daya, namun hal ini tidak menjadi jaminan karena persoalan utamanya adalah kebakaran hutan Indonesia semakin meluas, dan berdampak menutupi kabut tebal dibeberapa wilayah.***Jenny Liu / Can



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !