Tulang Bawang, Infobreakingnews - Gencarnya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) dan Mabes Polri dalam memberantas Korupsi nampaknya tidak sedikitpun membuat nyali oknum-oknum yang memiliki jiwa korup menjadi ciut, berbagai modus para koruptorpun masih saja di tempuh, mulai dari mar up, manipulasi data, pengurangan volume pekerjaan hingga pemborosan keuangan negara. Aroma korupsi seperti ini juga diduga sudah mulai merasuk ke Satker Dinas Pendidikan Tulang Bawang, betapa tidak Pasalnya kuat dugaan bungkamnya Kepala Dinas Pendidikan Tulang bawang yang tertutup terhadap awak media terkesan sudah bermain mata dengan oknum-oknum kepala sekolah yang diduga melakukan penyimpangan.
Sebagaimana yang telah diberitakan infobreakingnews.com sebelumnya yang berjudul Pembangunan SMP Syarat Penyimpangan, Kejaksaan Terkesan Jalan Ditempat. Terkait Pembangunan gedung Perpustakaan SMP Negeri Satu Atap 3 Gedung Meneng dan Laboratorium SMP Negeri 02 Meraksa Aji Tulang Bawang yang bersumber dari dana APBN disinyalir Syarat Penyimpangan, terindikasi adanya kongkalikong Dinas Pendidikan Tuba dan Kejaksaan Negeri Menggala yang mempunyai kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terkesan jalan ditempat.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Sekretaris Humas BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan ) Perwakilan Provinsi Lampung Yudhi Adriansyah, diruang kerjanya mengatakan, ”mengenai pemberitaan di media ini kami ngak bisa langsung turun, pihak penyidik harus melakukan expose dulu ke BPKP, karena untuk sementara ini kami tidak punya kewenangan langsung turun kecuali atas permintaan dari pihak penyidik baru kami melakukan telaahan dari bukti-bukti yang diserahkan pihak penyidik, setelah itu baru kami bisa lakukan Audit penghitungan berapa jumlah kerugian negara, selama belum ada permintaan dari penyidik maka kami belum bisa lakukan kegiatan Audit,”ungkapnya kepada wartawan.
Lebih lanjut Yudhi menjelaskan, yang rutin melakukan Audit adalah BPK (Badan Pemeriksa Keuangan ), kalau kami liat dari data kami BPKP belum audit kesitu (Sekolah Satap 3 gedung meneng dan SMP 2 meraksa Aji red ) dan pihak penyidik memang belum menyampaikan expose ke kami dan kami kapanpun selalu siap untuk lakukan Audit jika pihak Penyidik sudah memintanya,”ucapnya meyakinkan wartawan.
Hingga kini Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang Drs. Firsada, M. Si belum berhasil dikonfirmasi infobreakingnews, dihubungi Via handponenya ke nomor 081272233755 tidak pernah diangkat dan di sms tidak pernah dibalas, bahkan beberapa kali infobreakingnews.com menyambangi dikantornya namun lagi-lagi sulit untuk ditemui..***Handri



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !