![]() |
| Margriet Si Ibu Tiri |
Denpasar, infobreakingnews - Sidang Praperadilan dengan pemohon Margriet Ch Megawe yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Senin (27/7), diwarnai aksi unjuk rasa ormas sembari meneriakan gantung ibu angkat Engeline (8), Margriet. Sidang dengan agenda jawaban dari pihak tergugat, yakni kuasa hukum Polda Bali, yang mengemukakan bukti-bukti yang menetapkan Margriet menjadi tersangka sesuai bukti yang dimiliki penyidik.
Sidang itu sendiri akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan besok, Selasa (28/7).
Saat sidang berlangsung, puluhan massa Laskar Bali merangsek hendak masuk ke PN Denpasar untuk menyaksikan jalannya sidang praperadilan Margriet yang dipimpin hakim tunggal Achmad Peten Sila. Mereka langsung diadang puluhan personel Dalmas Polresta Denpasar yang menjaga ketat jalannya sidang.
Karena tidak diizinkan masuk massa bergantian berorasi memberi dukungan kepada Polda Bali dalam mengusut kasus pembunuhan Engeline dan meminta hakim menolak permohinan Margriet. "Gantung Margriet, hukum mati Margriet, gantung pengacara Margriet," teriak para pendemo di depan PN Denpasar.
Massa yang berpakaian serba hitam itu meneriakkan kecaman atas perbuatan tidak berperikemanusiaan oleh pelaku hingga meninggalnya Engeline di rumah Margriet di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar.
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait turut bergabung dengan massa, sembari bernyanyi lagu Maju Tak Gentar.
Seusai sidang, kuasa hukum Magriet, Hotma Sitompoel mengatakan pihaknya tidak mau menginterventi persidangan karena sudah banyak opini publik yang menyudutkan kliennya. "Kita tunggu saja hasil sidang apakah permohonan klien kami dikabulkan atau ditolak," tegas Hotma.
Sebaliknya, salah seorang kuasa hukum Polda Bali, Wayan Kota yang ditemui terpisah mengatakan pihaknya optimistis gugatan praperadilan Margriet akan ditolak pengadilan. Alasannya, bukti-bukti yang ada dari penyidik sangat kuat untuk menjadikan Margriet sebagai tersangka pembunuhan.
"Kita lihat saja nanti, bukti-bukti sudah disampaikan dalam sidang dan hakim, kami tidak mau mendahului putusan hakim, " katanya.
Masa pendemo semakin benci dan tidak si mpati kepada pengacara Hotma Sitoempol yang membela Margriet , sang ibu tiri yang tega membunuh bocah cantik nan lucu Engeline yang sudah menjadi berta seantero jagad gemparnya itu, *** Dani Setiawan.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !