Gatot dijebloskan kedalam sel tahanan di LP Cipinang, sementara isteri mudanya meringkuk didalam sel tahanan KPK yang berada dibasemen markas KPK Kuningan Jakarta.
Semua alat komunikasi HP laptop maupun android canggih milik pasutri itu juga dipisahkan dari diri keduanya, bahkan semua kemewahan dan fasilitas sebagai Gubernur kota terpanas, Medan pun harus dilepaskan kedua tersangka.
Melalui HP yang tersadap dari keduanya, penyidik telah memegang dua alat bukti disamping pengakuan pengacar Gary anak buah OC Kaligis yang sudah membeberkan peranan Gatot dan Evy didalam Operasi Tangkap Tangan KPK Ketua PTUN Medan beserta sejumlah anakbuahnya.
Gatot dan Evy sama sekali tak percaya jika KPK secepat ini melakukan penahanan terhadap dirnya, apalagi Evy sang isteri muda bertubuh bahenol panas ini nyaris tak percaya dirinya akan keluar dengan rompi orange tahan KPK.
Tak ada satupun kalimat yang keluar dari mulut politisi PKS ini apalagi isteri mudanya yang menahan tangis kesedihan dalam, sekalipun kalangan media memberondong pertanyaan.
Kabarnya keluarga isteri pertama Gatot yang selama ini menderita lahir bathin, menangis bahagia karena perempuan cantik yang sudah merampas mahligai itu akhirnya mendekam didalam penjara yang sangat ketat dengan aturan besuknya.
Ini contoh kehancuran perjalanan karier seorang Gubernur karena bujuk rayu sang isteri muda yang terlalu banyak berbisnis. Dan sampai berita ini diturunkan ternyata ada testimonis yang ditulis tangan oleh sang isteri muda yang ditujukan kepada tersangka OC Kaligis yang sudah ditahan lebih dulu.
Kabar yang beredar surat kronologis yang ditulis Evy itu sarat dengan nuansa politik yang berawal dari persoalan internal sang Gubernur Gatot yang juga dikenal sebagai kader PKS dengan Wakil Gubernur Sumut yang merupakan kader partai Nasdem.
Sepertinya Evy banyak tau juga persoalan hukum yang menimpa instansi suaminya yang selama ini ditangani oleh pihak kejaksaan tinggi Sumut, terutama kasus Bansos dan sejumlah proyek yang merugikan negara ratusan miliar rupiah itu. *** Emil F Simatupang.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !