Bengkulu, infobreakingnews - Sebanyak 1,4 juta jiwa warga Bengkulu, Rabu (9/12) akan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) menyalurkan hak politiknya untuk memilih gubernur-wakil gubernur masa jabatan lima tahun ke depan.
Dalam pilkada serentak tersebut, selain Pilgub Bengkulu juga ada 8 kabupaten di daerah ini juga menggelar pemilihan bupati-wakil bupati.
Delapan kabupaten yang melaksanakan pilkada bupati-wakil bupati itu, antara lain Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Seluma, Mukomuko, Kepahiang, Kaur dan Bengkulu Selatan.
Dari pantuan infobreakingnews.com di lapangan, Rabu pagi, meski jam baru menunjukan pukul 06.35 WIB, tapi beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sudah terlihat berada TPS. Mereka mempersiapkan segala sesuatu untuk persiapan pelaksanaan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu.
Sesuai jadwal KPU pelaksanaan pencoblosan dimulai pukul 08.00 WIB. "Kami sengaja datang ke TPS lebih awal agar persiapan lebih baik sehingga pelaksanaan pencoblosan pilgub dapat berjalan lancar," kata Ketua KPPS 8 Padang Nangka, Ruslan, di Bengkulu, Rabu pagi.
Ia mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS sekitar di atas 500 pemilih karena terjadi pengurangan TPS di Kelurahan Padang Nangka pada pilkada sekarang. "Pada Pilpres lalu jumlah DPT di TPS 8 sebanyak 480 orang, tapi karena jumlah TPS pilkada serentak berkurang, maka jumlah pemilih meningkat," ujarnya.
Ruslan mengajak warga Padang Nangka datang ke TPS untuk menyalurkan hak politiknya untuk memilih pemimpin Bengkulu lima tahun ke depan. "Satu suara warga sangat berharga untuk menentukan berjalan dan kemajuan Provinsi Bengkulu lima tahun ke depan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan, Syarudin (47), KPPS di TPS 6 Padang Nangka. Ia mengatakan, seluruh formulir C-6 sudah disampaikan ke warganya untuk datang ke TPS pada Rabu pagi guna memilih Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu lima tahun ke depan.
"Kami berharap warga yang sudah menerima surat panggilan datang ke TPS untuk menyalurkan hak politiknya pada pilkada serentak Rabu pagi, sehingga angka golput di TPS 6 sedikit," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra mengimbawa warga daerah ini yang tercatat sebagai pemilih agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik pada pilkada serentak yang digelar Rabu pagi.
Jika angka partisipasi pemilih pada pilkada tinggi, maka pemimpin Bengkulu yang terpilih berkualitas dan memiliki legitimasi yang kuat. Dengan demikian, Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih dapat menjalankan amanah rakyat dengan baik.
"Karena itu, warga Bengkulu yang masuk DPT agar datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya pada pilkada serentak. Kami berharap angka partisipasi masyarakat Bengkulu pilkada serentak ini lebih tinggi dibanding pilres lalu," ujarnya.
Pilgub Bengkulu diikuti dua pasang calon, yakni pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah dan pasangan Sultan Najamudin-Mujiono.
Paslon Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah diusung 8 partai politik, di antaranya PKB, Hanura, PKPI, Gerindra, PAN. Golkar, Nasdem dan PPP. Sedangkan pasangan Sultan Najamudin- Mujiono diusung parpol PDI-P, Demokrat dan PKS.*** Hidayat Lambasi.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !