![]() |
| Add caption |
Jakarta, Info Breaking News -Christine Hakim yang menjabat sebagai Ketua Komite Film
Indonesia menambahkan bahwa film itu dipilih karena memiliki paket lengkap. Film ini termasuk satu dari 42 film yang diseleksi oleh komite bentukan Persatuan Produser Film Indonesia yang dikepalai Firman Bintang.
"Kami sepakat memilih film karena kami melihat bahwa dari film itu sebagai sebuah
karya film lengkap. Film itu bukan hanya bahasa oral dan gambar saja, tapi ada
bahasa batin dan rasa," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mencontohkan bahwa adegan percintaan dalam
film ini digambarkan tidak seperti biasa sebagaimana orang bercinta yang vulgar.
"Tapi justru dengan idiom-idiom dalam budaya kita itu
ada penari Lengger. Sekaligus ini perkenalkan kayanya budaya kita. Jadi ini
yang kita lihat lengkap di samping pesannya yang kuat bicara tentang
kemunafikan," kata Christine Hakim.
"Artinya orang yang membuat hukum itu
justru melakukan lebih buruk lagi. Dan menganggap dunia ini milik sekelompok
kecil saja, dan orang yang dianggap tak bermoral tidak boleh ada,"
lanjutnya.
Garin membuat Kucumbu Tubuh Indahku berdasarkan cerita hidup
seorang penari Lengger, Rianto.
Garin mengatakan Tubuh kita ini menyimpan ingatan. Rangkaian ingatan
tersebut menjadi sebuah sejarah manusia, sejarah tubuh dan trauma-traumanya
tersendiri yang bukan hanya personal, tapi juga merupakan representasi sosial
dan politik yang dialami seorang individu.
"Seorang penari Lengger yang harus menampilkan sisi
maskulin dan feminin dalam satu tubuh adalah sebuah pergolakan ingatan tubuh
yang sangat menantang," lanjutnya.
Kucumbu Tubuh Indahku yang tayang di Indonesia sejak 18 April
lalu itu sudah mendapat beberapa penghargaan internasional, termasuk dari
Italia, Prancis, Australia, dan Meksiko. Film itu juga sudah diputar di lebih
dari 30 festival film di seluruh dunia.
Film yang tayang perdana di Festival Film Internasional
Venesia ke-75 itu meraih penghargaan Venice Independent Film Critic 2018,
kemudian Film Terbaik di Festival Des 3 Continents 2018, dan Asia Pasific Screen
Awards 2018.
Sebelumnya, film tersebut sempat diliputi kontroversi karena
menampilkan tema LGBT. Bahkan, sejumlah orang membuat petisi untuk memboikot
film tersebut. Terkait hal itu, Christine mengatakan bahwa
keputusan Komite Seleksi Fillm tidak ada kaitan dengan protes yang terjadi
ataupun politik.
"Keputusan ini murni kita lihat sebagai karya film dan
seni yang kami anggap pantas dan layak untuk mewakili Indonesia," katanya.
Sebelum memilih 'Kucumbu Tubuh Indahku' jadi wakil ke
Oscar, pada tahun lalu Indonesia mengirim 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat
Babak'. Namun film itu belum mampu menembus persaingan dari ratusan negara lain
berkompetisi sampai nominasi.
Film '' dipilih untuk
mewakili Indonesia di Oscar melalui kategori International Feature Film atau
dulu dikenal sebagai Best Foreign Language Film.
Oscar 2020 sendiri akan digelar di Dolby Theatre Hollywood
Los Angeles, 9 Februari 2020. Dengan keputusan ini, 'Kucumbu Tubuh
Indahku' akan bersaing dengan 'Parasite' dari Korea Selatan dan 'Weathering
with You' dari Jepang untuk menjadi nominasi kategori tersebut.
"Setelah dilakukan penilaian dengan seksama, berdasarkan
kriteria yang telah ditetapkan, Indonesian Academy Awards 2019 menetapkan film
berjudul Kucumbu Tubuh Indahku sebagai film pilihan dan berhak mewakili
Indonesia ke Academy Awards ke-92 untuk kategori International Feature
Film," kata Sheila Timothy, selaku Sekretaris Komite Film Indonesia dalam
konferensi pers di XXI Lounge Plasa Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).
Film Kucumbu Tubuh Indahku berkisah tentang penari Lengger bernama Juno.Sejak ditinggal ayahnya, Juno bergabung dengan sanggar tari Lengger. Tak diduga tarian itu membuatnya menapaki perjalanan hidup yang berliku. Sampai pada akhirnya, Juno bisa memahami dan menerima keindahan hidup sebagai seorang penari Lengger. Tarian ini merupakan budaya asli Indonesia, tepatnya berasal dari Banyumas. Tarian itu mengharuskan penarinya menampilkan sisi maskulin dan feminin dalam satu tubuh. Tarian yang dalam keseharian mengubah diri jadi perempuan. Mereka berlaku, berlenggok, dengan gemulai bak wanita sungguhan. Biasanya tarian ini dipentaskan oleh seorang pria***Deviane



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !