Headlines News :
Home » » Firli Bahuri Penjahat Tersadis dan Raja Tega yang Memalukan patut dihukum seumur hidup.

Firli Bahuri Penjahat Tersadis dan Raja Tega yang Memalukan patut dihukum seumur hidup.

Written By Info Breaking News on Jumat, 24 November 2023 | 10.02


Jakarta, Info Breaking News
- Penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan diapresiasi banyak kalangan, termasuk di antaranya sejumlah mantan pimpinan dan pegawai KPK.

Minggu depan dipastikan Firli akan di pecat melalui kepres yang siap ditandatangani Presiden Jokowi, dan hari ini sudah dicekal, Minggu depan Firli sudah di panggil sebagai tersangka, dan segera ditahan dan disatukan ditahan massal dengan kaum penjahat korupsi yang banyak menaruh dendam dan sakit hati kepada Firli. 

Eks Ketua KPK Abraham Samad pun buka suara menanggapi hal ini. Dalam kunjungannya ke Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (23/11/2023), Samad mengaku heran dan mempertanyakan sikap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang terlihat membela Firli.


Menurutnya, sikap Alex yang enggan meminta maaf sama saja dengan melindungi sebuah kejahatankejahatan, dan selalu berbicara bohong dengan mudahnya sampai sampai beraninya menyebutkan mobil nya hilang saat di periksa di markas polisi dan mengatakan tidak pernah bertemu dengan para koruptor di rumah rehat nya yang dikondisikan untuk pertemuan dan transaksi jual beli perkara perkara korupsi yang dilaporkan di KPK, tapi nyata nya semua kebohongan Firli menjadi bukti yang membuat pihak Polda Metro Jaya berani menghabiskan syawat ambisius Firli yang dinilai merusak citra lembaga KPK, sehingga wajarlah jika Firli dihukum mati atau minimal di vonis hukuman seumur hidup seperti mantan ketua MK Akiel Muchtar yang kini menjadi penghuni lapas Sukamiskin Bandung itu. 


"Saya sekali lagi, saya mengingatkan orang yang bernama Alexander Marwata bahwa keterangan yang anda sampaikan itu memberi kita petunjuk bahwa anda sedang melindungi yang namanya kejahatan. Karena anda tidak dengan legowo menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia," tuturnya.


Ia pun menilai bahwa proses hukum yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap Firli sudah benar dan tak perlu diperdebatkan. Bukan tanpa alasan, Samad menyatakan kejahatan korupsi paling tinggi yakni pemerasan.


"Kenapa saya katakan penjahat yang paling sadis? Bayangkan dalam tindak pidana korupsi kalau kita lihat urutan-urutannya ada kejahatan gratifikasi, suap, pemerasan dan sebagainya. Tingkatan yang paling sadis itu adalah pemerasan," kata Samad.


Mantan Pejabat dan Pegawai KPK Sambangi Gedung Merah Putih 


Diketahui sebelumnya, sejumlah mantan pimpinan dan pegawai KPK mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (23/11/2023).


Sebagian di antaranya adalah mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Hadir pula mantan pegawai KPK Novel Baswedan, Yudi Purnomo, Harun Alrasyid serta sejumlah pegawai yang dipecat akibat tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).


Mereka datang dengan membawa poster bertuliskan “Selamat Atas Penetapan Firli Jadi Tersangka” serta menyerukan agar Firli segera ditangkap.


Sebagian orang juga terlihat mengenakan topeng Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo. Ada pula yang memeragakan pertemuan keduanya sambil memegang jagung dan raket badminton.


Abraham dan Novel bahkan melakukan aksi cukur rambut sebagai ungkapan rasa syukur atas penetapan Firli sebagai tersangka.


"Momentum ini adalah momentum untuk membersihkan KPK dari penjahat-penjahat yang berada dan bercokol di dalamnya yang selama ini merusak muruah pemberantasan korupsi dan merusak kelembagaan KPK," kata Abraham.


Terakhir, mereka juga sempat mengadakan prosesi pemotongan tumpeng di depan halaman gedung Merah Putih KPK. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Abraham Samad.


"Secara simbolik kita berikan ke Pak Abraham Samad sebagai wujud syukur kita bahwa masih ada upaya untuk memberantas korupsi, masih ada upaya untuk menyelamatkan KPK," ungkap Yudi Purnomo. *** Mil. 


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved