Headlines News :
Home » » Pengacara Kaliber Otto Hasibuaan Semakin Gemilang Karena PTUN Tolak Gugatan TPDI Terhadap Jokowi

Pengacara Kaliber Otto Hasibuaan Semakin Gemilang Karena PTUN Tolak Gugatan TPDI Terhadap Jokowi

Written By Info Breaking News on Selasa, 13 Februari 2024 | 17.11


J
akarta, Info Breaking News - Oleh karena tidak memiliki dasar hukum yang kuat, sehingga pihak PTUN Jakarta dengan cepat menolak sekaligus membatalkan gugatan pihak TPDI terhadap Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana.

Putusan PTUN Jakarta ini langsung disambut dengan gembira oleh pihak Istana sekaligus oleh Kuasa hukum Presiden Jokowi, yakni Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH MH.

"Tentunya merasa senang hari ini karena ternyata gugatan yang diajukan oleh para penggugat ini dari tim TPDI itu ternyata dinyatakan tidak diterima oleh PTUN," kata Otto kepada para wak media yang sejaak pagi sudah menunggu di PTUN Jakarta, Selasa (13/2/2024).


Otto menjelaskan ada dua alasan yang membuat gugatan dari TPDI terhadap Presiden Jokowi tidak diterima. Dia menyebut TPDI menggugat Jokowi sebagai pribadi dan belum ada upaya administratif dari penggugat.

"Dengan dua alasan, pertama bahwa subjeknya itu salah, karena di dalam TUN itu tentunya yang boleh disengketakan itu adalah pejabat tata usaha negara. Ternyata yang digugat disini Bapak Joko Widodo, Ibu Iriana, secara pribadi dan juga yang lain seperti itu. Dan alasan yang kedua adalah belum ada upaya administratif yang dilakukan oleh para penggugat ini," jelas Otto.

Otto menilai gugatan yang dilakukan TPDI ke Presiden Jokowi dan keluarga sangat politis. Dia pun menyebut pengadilan dijadikan panggung politik.

"Nah inilah menandakan bahwa sebenarnya yang ingin disampaikan disini adalah kami melihat bahwa gugatan yang disampaikan kepada Bapak Jokowi, kepada Ibu Iriana, Kaesang, pada keluarga lah, ini menurut kami adalah suatu upaya yang dilakukan secara formal secara hukum tetapi sesungguhnya ini adalah menggunakan pengadilan sebagai panggung politik," ungkap Otto.


Menurutnya, gugatan ini sebagai upaya membangun opini yang mengaitkan isu dinasti politik terhadap Presiden Jokowi. Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak mempercayai lagi isu dinasti politik.

"Ada tendensi, ada upaya untuk membangun opini yang secara sah dianggapnya begitu karena mengajukan gugatan di pengadilan maka akan ada narasi-narasi yang akan disampaikan tentang dinasti-dinasti politik tersebut," terang Otto.

"Kepada masyarakat kami imbau bahwa apa yang dituduhkan kepada Jokowi dan keluarga itu ternyata tidak terbukti, apa yang disampaikan tentang dinasti politik itu selama ini ternyata tidak terbukti. Kita tidak boleh lagi menafsir-nafsirkan hal itu karena pengadilan sudah jelas seperti itu, tidak ada, tidak diterima gugatan seperti ini," pungkasnya.

Rakyat pun semakin cerdas dan tidak lagi gampang diadu domba apalagi termakan berita hoax, karena belakangan tidak sedikit manusia kutu koprett yang ingin mencari panggung politik dengan berbagai modus tololnya. *** Mil


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved