![]() |
| Tersangka Jimmy Pembunuh Wartawan Metro Manado |
Menado, Infobrekingnews - Polisi Resort Kota Manado akhirnya dapat menangkap seorang pelaku pembunuhan wartawan Metro Manado,
Aryono Linggotu (27). Pelaku diketahui bernama JFK (17).
Penangkapan setelah sembilan jam dari pembunuhan
terhadap Aryono Linggotu pada dinihari waktu setempat. Pelaku yang berinisial JFK, 17 tahun, ini ditangkap di dekat rumahnya
di Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan 4, Kecamatan Tikala, Manado. JFK
ditangkap masih dalam kondisi mabuk oleh tim buru sergap polisi tanpa
perlawanan.
Jimmy mengaku mabuk berat ketika melakukan
perbuatan tersebut. "Saya marah karena ada yang melempar di rumah duka.
Saat saya keluar, saya lihat dia (Aryono), saya langsung hantam," kata
Jimmy, seperti dituturkan kepada polisi.
Hingga saat ini, tersangka masih dalam proses penyidikan di Polres
Kota Manado.
Sebelumnya diberitakan, Ryo, demikian panggilan wartawan Harian
Metro Manado, Sulawesi Utara, ditemukan tewas di Jalan Daan Mogot 4, Kelurahan
Tikala Baru, Kecamatan Tikala, sekitar pukul 05.00 Wita, dengan 14 luka
tusukan. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di samping sepeda
motornya.
Kasat Reskrim Polresta Manado
Kompol Nanang Nugraha membenarkan bahwa pelaku telah tertangkap. Pelaku ditangkap dengan barang bukti berupa sebilah pisau
panjang yang dipergunakan untuk menghabisi korban. Tim Buser Polresta Manado
membekuk pelaku ketika sedang tidur.
Di hadapan petugas, Jimmy mengakui semua perbuatannya. Pelaku
menganiayai korban hingga tewas karena menyangka korban ingin berbuat onar di
rumah duka di tempat kejadian perkara. Tanpa banyak bertanya, pelaku yang
diduga sudah dalam keadaan mabuk itu langsung menikam korban. Tikaman
pertamanya bersarang di dada kanan. Lalu korban menikam di lengan kanan,
kemudian leher korban menjadi sasaran berikutnya.
Tikaman di leher tersebut membuat korban yang saat itu sedang
berada di atas motor langsung jatuh tersungkur. Dari hasil otopsi yang
dilakukan di Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang, setidaknya ditemukan 14 luka
tusukan.
Setelah menikam Ryo, pelaku
bersama empat teman lainnya melarikan diri hingga tertangkap siang tadi. Kini
pelaku sudah ditahan di Ruang Tahanan Polresta Manado. Jenazah Ryo rencananya akan dimakamkan sore ini.
Almarhum Aryono biasa disapa Ryo, tewas dengan 14 tusukan benda
tajam. Tercatat, terdapat 14 luka tikaman dan sayatan di jari, lengan kiri,
luka tusuk di dada kanan atas, leher, pundak kanan bagian belakang, dan luka
tusuk di punggung kanan. *** Putri Emilia



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !