Jakarta, Infobreakingnews - AKBP
Herry Heryawan, Kasad Resmob Polda Metro
Jaya menjelaskan terdapat dua orang dari komplotan pelaku pencurian
di SPBU Karawang, Jawa Barat pada 17 November 2012 merupakan eks petugas
kepolisian Polda Metro.
Mereka adalah WN, mantan ajudan Kapolda Metro Jaya
era Sofyan Jacob dengan pangkat terakir Bribda dan DK, mantan Yanma Korlantas
yang dipecat tahun 2003 berpangkat Kopral Kepala. WN, lanjut Herry, dipecat
sebab terlibat perselisihan dengan seorang sopir. Ia bahkan menembak sopir
tersebut. Sedangkan DK dipecat karena terlibat kasus pembunuhan.
Atas
perbuatan kedua mantan petugas ini, mereka akhirnya dijebloskan kedalam
penjara. Disinilah titik awal perjumpaan dengan para tersangka
lainnya. "Keduanya mungkin kenal dalam sel kemudian saat keluar,
saling kontak. Memang rata-rata para tersangka yang jumlahnya delapan orang
yakni IN, P, B, SU, Agung, PU, DK, WN dan KOP (yang masih DPO) rata-rata
merupakan seorang residivis," ungkap Herry di Mapolda Metro Jaya,Senin
(26/11).
Para
komplotan yang beraksi di Karawang, papar Herry menargetkan seorang karyawan
SPBU yang hendak menyetorkan uang berjumlah Rp.280 Juta rupiah ke Bank.
"Memang setiap Sabtu uang selalu diantar ke Karawang dari SPBU. Kemudian
baru Senin disetor. Dan memang itu rutin. Jadi saat sabtu sudah dibuntuti oleh
pelaku," jelasnya.
Saat
dalam perjalanan menuju Bank di Tol karang tengah,korban kemudian dipepet oleh
mobil pelaku kemudian kaca mobilnya dipecah. Korban lalu dilakban dan
ditinggalkan di dekat tol karawang timur, sementara uangnya dibawa kabur oleh
pelaku.
Kedua
oknum polisi tersebut ditangkap di Karawang Jabar, WN ditangkap 18 November
2012, sementara DK ditangkap 23 November 2012. "Selanjutnya untuk kasus
ini kita berkordinasi dengan Polda Jabar. Karena TKP ada di Jabar. Sementara
beberapa pelaku komplotan ini sebagian beraksi juga di Jakarta dan
sekitarnya," tegas Toni.
Dari tangan para pelaku polisi menyita satu unit mobil APV warna merah bernopol B 1420 KVB yang digunakan sebagai alat kejahatan, dua senjata api rakitan jenis FN dan Revolver, satu sepeda motor, empat kunci letter T, satu bilah samurai, dan empat butir peluru.***Nadya Emilia



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !