Jakarta, Infobreakingnews - Musim liburan akhir tahun sebentar lagi tiba. Apakah Anda sudah merancang agenda liburan tersebut? Jika masih belum dan kebingungan akan destinasinya, berikut kami informasikan sejumlah lokasi yang ideal untuk melewatkan maupun mengisi liburan akhir tahun Anda bersama keluarga maupun rekan dan sahabat Anda, baik yang berada di dalam negeri maupun di mancanegara.
1. Ujung Genteng, Sukabumi
Untuk Anda pencinta pantai yang amat indah yang disertai dengan panorama sunset bak ditemui di Bali, sekaligus pesona air terjun, tampaknya perlu mengunjungi tempat yang satu ini. Semuanya itu bisa Anda dapatkan di daerah Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di lokasi wisata Ujung Genteng.
Untuk Anda yang belum pernah berkunjung, mungkin agak asing dengan dengan nama Ujung Genteng, dan bagi Anda yang pernah berpariwisata ke sana, mungkin juga belum tahu, darimana nama Ujung Genteng ini diambil.
Nama Ujung Genteng berasal dari Ujung Gunting, karena posisi Ujung Genteng berada di ujung salah satu sudut pulau di Jawa Barat yang berbentuk gunting. Ujung Genteng merupakan daerah pesisir pantai selatan Jawa Barat yang terletak di desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dengan jarak tempuh sekitar 220 kilometer dari Ibu Kota Jakarta. Waktu tempuhnya sekitar 6-7 jam perjalanan bermobil.
Uniknya, kita tidak hanya dimanjakan oleh pantai berombak dan air terjun yang bening airnya saja, karena di Ujung Genteng kita bisa memancing, melihat gua-gua, pembuatan gula kelapa, pasar ikan dan melihat langsung penyu hijau bertelur pada malam hari. U
ntuk Anda yang senang berselancar, Ujung Genteng memilik beberapa pantai yang cukup menarik, salah satunya pantai yang disebut dengan pantai "ombak tujuh". Nama itu diberi oleh penduduk sekitar karena ombaknya selalu berurutan tujuh ombak dan selalu besar-besar.
Air terjun Ciruti dan Cikaso siap menemani Anda yang ingin bermain air atau sekedar memandangi keindahannya. Selain itu Anda juga dapat melihat perkebunan kelapa dan panorama yang amat indah dari Karang Batu Tumpeng (karang yang berbentuk seperti tumpeng).
Untuk menginap pun, Anda tidak perlu khawatir, karena di sini terdapat tempat-tempat penginapan yang cukup terjangkau harganya. Sebagai tempat wisata, Ujung Genteng tidak hanya menarik dan indah,tapi juga lengkap karena terdapat aneka macam pariwisata, di tambah panorama yang cantik.
2. Raja Ampat, Papua Barat
Papua memang layak disebut sebagai the hidden treasure untuk sektor pariwisata jika kita melihat Raja Ampat. Dengan terumbu karang terlengkap di dunia, pesona bawah laut Raja Ampat merupakan daya tarik utama wisatawan dari dalam dan luar negeri. Dari 537 jenis populasi karang dunia, 75 persennya berada di gugusan perairan Raja Ampat ini.
Raja Ampat, sebuah kabupaten baru hasil dari pemekaran Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, Indonesia adalah destinasi yang patut dikunjungi di Indonesia.
Kepulauan ini memiliki wilayah seluas sekitar 46.000 km2, dengan luas daratan 6.000 km2 dan 40.000 km2 sisanya adalah lautan, dan terdiri dari 610 pulau, empat pulau besar diantaranya adalah pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo. Kepulauan Raja Ampat berpenduduk 31.000 jiwa, berdiam dan menempati 35 pulau diantara 610 pulau yang ada, sedangkan sisa pulau yang ada, belumlah terjamah dan masih asri, dengan pesona keindahannya yang memikat.
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman (diving). Perairan Kepulauan Raja Ampat juga dikatakan merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia.
Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak). Sungguh merupakan pengalaman berlibur yang tak akan disesali jika kita menyempatkan diri mengunjungi kepulauan Raja Ampat. Menikmati keindahan keanekaragaman biota laut yang ada, memanjakan mata dengan indahnya hamparan pasir putih dan pemandangan yang begitu alami dan asri.
3. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
Wakatobi merupakan singkatan dari Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko yang merupakan nama empat pulau besar dalam kawasan Taman Nasional Wakatobi.
Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu dari 50 taman nasional di Indonesia, terletak dikabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Dalam taman nasional dengan total area 1,39 juta ha ini terdapat keanekaragaman hayati laut dengan skala dan kondisi karang menempati posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia.
Kedalaman air di taman nasional ini bervariasi. Bagian terdalam mencapai 1 kilometer di bawah permukaan air laut. Taman Nasional Wakatobi saat ini menjadi pusat penelitian bawah laut Dunia.
Gugusan kepulauan Wakatobi memiliki alam yang masih asli, tenang dengan air laut yang segar, gua-gua bawah laut yang saling berdekatan satu sama lain yang disuguhkan khusus untuk pecinta alam sejati. Bisa dikatakan bahwa wilayah ini merupakan kawasan wisata taman laut pertama di Indonesia.
Gugusan terumbu karang dapat dijumpai ratusan jenis dari puluhan family yang terletak di sepanjang ratusan kilometer garis pantai. Di beberapa tempat di sepanjang karang terdapat beberapa gua bawah laut.
Wakatobi memiliki hampir 100 spesies ikan yang berwarna warni, serta biota laut lainnya seperti beberapa jenis penyu yang sering bertelur di pantai. Juga terdapat berbagai jenis burung laut yang bertengger di karang seperti angsa-batu coklat dan cerek melayu yang sering terbang ke laut untuk berburu ikan.
Di samping menyelam dan snorkeling di pantai juga disediakan khusus motor selam, tur snorkeling dan penjelajahan di kepulauan. Sebuah kawasan kecil yang berlokasi di samping pulau Tomia seluas 8 km2, bernama Pulau Tolandona (Pulau Onernobaa) memiliki keunikan karena pulau ini dikelilingi taman laut yang indah.
Jika anda ingin berkunjung ke Wakatobi, pada bulan Juli-September ombak bisa setinggi gunung. Namun, bagi anda yang berjiwa petualang, ombak besar tidak menjadi halangan untuk mengunjungi gugusan kepulauan di antara Laut Banda dan Laut Flores ini. Tapi bila anda ingin lebih aman, bulan Oktober sampai awal Desember merupakan pilihan terbaik menikmati keindahan di Wakatobi.
4. Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat
Untuk Anda yang bosan traveling melihat pantai, bisa mencoba wisata tracking di Grand Canyon. Grand Canyon adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia yang berada di utara Arizona, Amerika Serikat.
Grand Canyon pertama kali dilihat oleh García López de Cárdenas dari Spanyol pada 1540. Namun jauh sebelum itu, wilayah ini telah ditinggali oleh suku Indian yang membangun tempat tinggal di tembok ngarai
Pemandangan alamnya memang sangat indah. Ngarai raksasa ini mempertontonkan mukjizat yang tercipta dari 6 juta tahun tempaan alam yang melingkupi Sungai Colorado.
Gurat-gurat lapis batuannya yang kokoh yang menjadi saksi berbagai peradaban. Dari mulai kaum Indian yang bercocok tanam dan meninggali gua-gua yang diukir di tebing yang curam, hingga Presiden Theodore Roosevelt yang gemar menyambanginya untuk sekadar memburu binatang.
Tak heran, bila Grand Canyon selalu menyihir banyak orang. Menempatkan ngarai sepanjang 446 km dan ketinggian tebing rata-rata 1,83 km itu sebagai salah satu mukjizat alam yang paling menakjubkan.
5. Sungai Seine dan Menara Eiffel, Paris, Perancis
Bagi Anda pencinta liburan romantis, tentu Paris akan menjadi destinasi utama. Menara Eiffel dan Sungai Seine tak bisa dilewatkan begitu saja.
Paris memang cantik dengan aneka tempat wisatanya, dan akan terlihat semakin cantik jika Anda menikmati semuanya dengan transportasi sungai, terlebih di malam hari, di mana kecantikan kota ini akan kian terpancar dan terasa lebih hidup.
Sungai Seine adalah sungai yang paling mempesona di kota Paris. Susurilah aliran sungai itu dengan menggunakan kapal, dan nikmati sensasi menyenangkan yang syahdu, yang membuat hidup Anda terasa lebih berwarna
Sungai Seine terletak di bagian barat laut Prancis. Sungai ini, selain digunakan untuk jalur transportasi komersial, juga dijadikan sebagai ikon wisata Paris. Sungai ini membelah kota Paris menjadi dua bagian: utara dan selatan.
Menyusuri Sungai Seine akan menciptakan sensasi ditarik ke masa lalu, karena di sepanjang aliran sungai itu Anda akan melihat hamparan bangunan bersejarah Prancis. Dimulai dengan Menara Eiffel di sisi kiri sungai yang dibangun pada 1889 untuk memperingati Revolusi Perancis, kemudian ada Jembatan Alexander III, yang merupakan simbol persahabatan Rusia dan Perancis. Jembatan itu dipenuhi dengan relief-relief indah berwarna keemasan.
Selanjutnya Anda akan melewati Jembatan Concorde yang dibangun pada masa Revolusi Prancis. Di dekat jembatan itu Anda akan menemukan Gedung Parlemen Prancis yang juga cukup bersejarah. Kemudian nanti Anda juga akan menemukan Musee du Louvre dan gereja tua Notre Dame. *** Source



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !