"Sembilan personel kepolisian, termasuk dua perwira, tewas. Kedua serangan itu dilakukan oleh pengebom bunuh diri dan jumlah kematian bisa meningkat," tambahnya.
Mehmood mengatakan kepada AFP sebelumnya, penyerang pertama meledakkan bomnya di dalam klab itu dan sekitar 10 menit kemudian penyerang lain di dalam sebuah mobil di luar banguan tersebut meledakkan diri ketika polisi, pekerja media, dan petugas penyelamat datang ke lokasi kejadian.
Kedua pengeboman itu, yang terjadi beberapa jam setelah ledakan lain di sebuah daerah ramai di kota itu yang menewaskan 11 orang, merupakan serangan terburuk di Quetta, ibu kota provinsi Baluchistan, sejak pengeboman bunuh diri yang menewaskan sekitar 50 orang pada pawai Syiah pada 2010.
Mehmood mengatakan, korban yang tewas dalam kedua pengeboman itu juga mencakup seorang kamerawan televisi setempat dan beberapa petugas penyelamat.
serangan bom itu mengganggu pasokan listrik dan membuat daerah tersebut gelap karena listrik mati.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, sejumlah kelompok militan beroperasi aktif di Baluchistan, provinsi terbesar namun termiskin di Pakistan. Kekerasan sektarian antara Sunni dan Syiah terjadi di wilayah yang berbatasan dengan Iran dan Afganistan itu.
***Source



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !