Headlines News :
Home » » Kalau saja penabrak maut itu bukan anak menteri,pasti sudah ditahan.

Kalau saja penabrak maut itu bukan anak menteri,pasti sudah ditahan.

Written By Unknown on Rabu, 02 Januari 2013 | 11.15


JAKARTA Infobreakingnews -  Pengamat hukum dari Universitas Padjajaran Yesmil Anwar, menyayangkan adanya perdamaian antara keluarga korban dengan pihak keluarga Hatta Rajasa.

"Kita enggak tahu dana yang mengalir berapa ke keluarga korban. Memberikan konpensasi biaya pendidikan untuk anak korban dan sebagainya, itu sebenarnya baik. Cuma aneh kalau sampai karena uang dan kekuasaan hukum tidak diproses," ujar Yesmil kepada Infobreakingnews  Rabu (2/1/2012).

Sambung Yesmil, perdamaian tersebut bisa saja menggangu proses hukum. Yesmil mengakui dengan adanya perdamaian tersebut, membuat masyarakat miris.

 "Artinya hukum di Indonesia dapat dibeli, tapi walaupun langit runtuh proses hukum harus tetap berjalan. Karena ini memang kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan nyawa hilang," tuturnya.

Perdamaian, lanjutnya, juga bisa meringankan hukuman kepada penabrak, Rasyid Amrullah. Dalam persidangan nantinya, hakim akan melihat bahwa ada perdamaian diantara kedua keluarga. "Sangat bisa meringankan, nanti hakim yang melihat," kata Yesmil.

Yesmil yakin kasus yang menimpa putra Hatta Rajasa ini bisa terus dipantau dan dikawal proses hukumnya oleh masyarakat dan media. Sehingga, jika ke depanya ada hal-hal yang dirasa aneh, bisa ditindaklanjuti. Selain itu, lanjut Yesmil, kasus ini juga bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa tak bisa sembarangan mengendarai kendaraan. Pasalnya, jika mengakibatkan kematian akan diberi hukuman dan dijerat dengan UU Lalu Lintas.

Kendati penabrak Daihatsu Luxio, Muhammad Rasyid Amrullah merupakan anak pejabat tinggi, perlakuan hukumnya harus sama dimata publik. "Tidak boleh beda antara Afriyani dengan dia," katanya.Sebagaimana dengan kasus terdahulu yang juga sama terjadi dan mencuat kepermukaan seeperti kasus penabrak  Zenia maut Afriyani, atau artis sexy Novy atau sang ibu gury di Medan yang menabrak mati muridnya,dan banyak kasus penabrak maut lainnya yang kesemuanya langsung diproses hukum dan di tahan karena pasal pidanamakibat kelalaian yangh mengakibatkan nyawa orang lain melayang,jangan mentang- mentang anak seorang Hatta Rajasa yang kini masih menjabat Menteri Negara,lalu ada diskriminasi,itu namanya norak dan konyol dan tidak memberi contoh patuh pada hukum” Pungkasnya dengan lantang .*** Neni RS.Hidayat.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved