Jakarta, Infobreakingnews - Selama beberapa pekan diperiksa di
kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Raffi Ahmad akhirnya direhabilitasi. Amy Qanita, ibunda Raffipun terlihat sedih.
Menurut ibunda Raffi, Amy Qanita
saat menggelar jumpa pers di Jalan Martapura, Jakarta Pusat, Selasa
(19/02/2013). Ia mengaku salah satu yang membuatnya sedih karena Raffi disebut
ketergantungan obat.
"Bertentangan dengan hati seorang ibu, anak
saya dibilang ketergantungan obat. Sedih pasti," ungkapnya.
Sebelum dibawa dari kantor BNN ke panti
rehabilitasi Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/2/2013) Amy juga kebetulan
tengah berada di samping Raffi. Namun, ia mengaku tak mendapat pemberitahuan
terlebih dahulu dari BNN mengenai rehabilitasi anaknya itu.
Namun, keluarga maupun kuasa hukum
kompak mengaku keberatan dan menolak artis Raffi Ahmad direhab ke Pusat
Rehabilitasi Lido di Jawa Barat. Menurut Hotma Sitompul, kuasa hukum Raffi, hal
itu tidak sah secara hukum.
"Rehab Raffi tidak sah secara hukum,
karena Raffi menolak. Orang sehat kok direhab," tukas Hotma saat preskon
di kantornya di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/02/2013).
Tindakan yang dilakukan Badan Narkotika
Nasional (BNN) dengan membawa Raffi ke Lido, menurut Hotma, termasuk
pelanggaran terhadap UU. "Sekarang direhab juga, dikirim. Pengiriman itu
pelanggaran UU," tegasnya.
Hotma, menegaskan Raffi telah menolak direhab. :Mestinya rehab itu
permintaan dari orangnya sendiri. Kecuali jelas, ada ketergantungan. Pecandu.
Orang Raffi sehat," ungkapnya
Presenter 'DahSyat' itu didampingi petugas BNN dengan
menumpangi mobil Mercedes Benz berwarna hitam.BNN memindahkan Raffi sekitar pukul 18.20 WIB kemarin. Budiman Simatupang



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !