Jakarta, infobreakingnews - Ratusan mahasiswa demo di kantor Kementerian ESDM, Jl. Thamrin, Jumat (23/08/2013), menolak Johannes Widjanarko sebagai Kepala SKK Migas.
Selain penolakan sebagai Kepala SKK Migas, pendemo yang mengatas namakan Badan Eksekutiv Mahasiswa (BEM) RI itu juga menyatakan bahwa Johannes Widjanarko adalah mega koruptor saat menjabat di BP Migas bersama Prijono.
“Tertangkapnya Rudi Rubiandini bukanlah akhir dari korupsi migas nasional. Johannes Widjanarko yang duduk menggantikan Rudi sebagai Kepala SKK Migas adalah pemain lama yang jauh lebih korup. Hal itu dilakukan semasa memimpin BP Migas bersama Prijono dan menjadi ATM partai-partai tertentu,” ujar Andika Febriandhanu dalam orasinya. BEM mulai berorasi didepan kantor ESDM pkl 15. WIB.
Sementara dalam waktu yang bersamaan anggota BEM juga melakukan demo di kantor KPK. Mahasiswa menuntut agar KPK menolak kongkalikong dengan iming iming penempatan dua anggota KPK, Lambok H dan Budi Ibrahim sebagai Deputi Dukungan Bisnis dan Kepala Pengawas Internal SKK Migas.
“Jabatan strategis ini sengaja diberikan agar KPK tidak lagi melakukan tekanan terhadap kinerja SKK Migas. Ini skenario busuk dari Johannes untuk menutupi berbagai korupsi di tubuh SKK Migas, baik sudah berlalu dan maupun yang akan datang,” demikian arasi yang lontarkan.
BEM menuntut agar Presiden SBY mencopot Johannes Widjanarko dari Jabatan Kepala SKK Migas dan mengungkap mega koruptor yang terjadi pada saat SKK Migas bernama BP Migas. (Toms).



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !