Jakarta, infobreakingnews - Airmata kepedihan dibalik rasa bahagia acara pemikahan sang putri tercinta. Hal inidirasakan oleh mantan Ketua KPK yang terjerat kasus pembunuhan berencana, Antasari Azhar, yang dapat menghadiri resepsi pernikahan putri keduanya Ajeng Oktarifka, atas ijin pihak Lapas dan Kemenkum HAM.
Resepsi pernikahan yang cukup bergengsi ini digelar di Balai Kartini Jakarta, pada Minggu (11/10/2014) dan tampak banyak dihadiri oleh para pejabat, mengingat bahwa posisi Antasari pada saat menjabat sebagai Ketua KPK adalah juga masih sebagai seorang Jaksa yang masih aktip ketika ditangkap atas tuduhan kasus pembunuhan berencana tsb.
Beberapa tokoh hadir di resepsi tersebut, seperti Wiranto, Akbar Tandjung, Kejaksaan Agung Basrief Arief, Juru Bicara KPK Johan Budi, Yusril Ihza Mahendra, serta beberapa tokoh lainnya dari berbagai Parpol dan anggota Parlemen yang baru dilantik.
Antasari tampak sesekali menghapus airmatanya yang jatuh kepipih karena rasa pilubercampur bahagia bisa mendampingi pernikahan putri kesayangannya dipangung pelaminan, apalagi banyak kolega dan sahabat nya dari Kejaksaan maupun dari KPK yang datang memberi ucapan selamat dan salam simpati kepada Antasari yang hingga kini masih akan terus melakukan uapaya PKyang kesekian kalinya,dimana putusan MK membuatnya merasa senang karena di ijinkannya melakukan PK berkali-kali, sehingga nanti pihaknya akan melakukan PK lagi setelah di era pemerintahan Jokowi - JK.
Apalagi dalam akad pernikahan putrinya ini wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla bertindak sebagai wali putri Antasri. Ada titik terang dan harapan baru bagi Antasari akan mendapatkan kebebasan pada perkara yang dituduhkan atas dirinya.
Banyaknya tokoh dan pejabat membuat antrean cukup panjang untuk menyalami mempelai Ajeng Oktarifka Antasari Putri dan Wirandi Tjiptono.
Pengacara Antasari, Boyamin Saiman, mengatakan Antasari hadir di resepsi pernikahan seizin pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan hal ini sangat berpengaruh besar terhadap harapan Antasari nanti mengajukan Peninjauan Kembali (PK) yang kedua kali sekitar bulan Desember tahun ini.
"Terima kasih kepada Lapas dan Menkum HAM yang telah izinkan Antasari keluar Lapas," kata Boyamin, yang dapat merasakan tangis bahagia dibalik jeruji Lapas perjuangan Anatasri untuk bisa bersatu ditengah anak isterinya.*** Emil F Simatupang.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !