Jombang, infobreakingnews - Kasus pembunuhan sadis satu keluarga yang dilakukan oleh Ihsan Pratama (19) di Blok E Nomor 11, Perumahan Sambong Permai, Kecamatan/Kabupaten Jombang berhasil diungkapkan Pihak Polisi Jombang.
Pelaku mengakui dan sudah merencanakan melakukan pembunuhan. Sebelumnya pada pukul 20.00 WIB, pelaku sempat bertamu ke rumah Handriadi yang merupakan bosnya tempat dia bekerja di salah satu toko pakaian, ujar Wakapolres Jombang Kompol Sumardji pada Infobreakingnews.com Rabu (22/10/2014)
Namun, kedatangan pelaku disambut kurang baik dan pelaku dituduh mencuri barang serta uang di toko tempatnya bekerja. Pelaku dendam dan sakit hati kemudian pergi dan merencanakan membunuh bosnya itu.
Kemudian pelaku sekitar pukul 00.30 WIB diam-diam masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar. Pada waktu pelaku mencongkel jendela, istri Bosnya yang bernama Delta Fitriani terbangun karena mendengar suara jendela dicongkel.
Korban menghampiri jendela, Naas saat baru berada di depan pintu, pelaku langsung menusukkan pisau sangkur yang dibawanya ke bagian perut korban. Korban lalu menjerit sehingga membuat kedua anaknya yaitu Rivan Herdana (9) dan Yoga Saputra (7) yang sedang tertidur di ruang tamu terbangun.
Pelaku langsung kembali menusukkan sangkurnya ke tubuh dua anak itu di bagian dada hingga tewas. Hendriadi yang mendengar keributan di ruang tamu segera bergegas keluar dari kamarnya. Namun, pelaku yang sudah kalap langsung menyerang korban dengan sangkurnya lagi secara bertubi-tubi.
Hendriadi berteriak dalam kondisi terluka parah meminta tolong dan bertakbir hingga membuat warga sekitar berdatangan. Melihat ada warga yang datang, pelaku melarikan diri, namun berhasil ditangkap dan diserahkan kepada polisi. Wargapun langsung membawa korban yang telah bersimbah darah ke rumah sakit. Hingga saat ini polisi masih melakukan autopsi terhadap tiga jenazah di RSU Jombang.
Sumardji mengatakan saat ini orang bisa berbuat nekad jika sampai sakit hati seperti pelaku untuk itu dia menyarankan untuk tidak menuduh sebelum jelas kejadiannya.***Dani Setiawan



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !