Headlines News :
Home » » Batal Umumkan Kabinet Jokowi Rapopo

Batal Umumkan Kabinet Jokowi Rapopo

Written By Infobreakingnews on Kamis, 23 Oktober 2014 | 15.04

Jakarta, infobreakingnews - Jelas sekali Presiden Jokowi  terlihat tidak tertekan setelah malam kemarin batal mengumumkan susunan kabinetnya. Jokowi biasa-biasa saja.
Politikus PDI Perjuangan Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa  Jokowi Sangat rileks, sangat tidak tertekan. Kami ketawa-tawa, setelah bertemu Jokowi di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Luhut mengaku, semakin rapat dengan Jokowi, dirinya semakin mengenal gaya bekas Gubernur DKI Jakarta itu. "Pak Jokowi itu petarung. Pak Jokowi itu, saya makin kenal, orangnya nggak bisa ditekan," terang Luhut.

Tapi, Luhut tak mau buka mulut soal kedatangannya ke Istana Negara. Ada kabar dia dipanggil karena Jokowi mau Luhut mengisi satu pos di Kabinet Indonesia Hebat.

"Enggak ada, kita ngobrol-ngobrol doang, Ya, macam-macam. Kita enggak bicara itu (menteri)," Luhut tegas berkata.

Sebelum Luhut, Jokowi juga memanggil tiga politikus PKB ke Istana Negara. Mereka adalah Marwan Djafar, Nasir, dan Hanif Dhakiri. Tampak pula Dirut Susi Air Susi Pudjiastuti beserta dua politikus Partai Nasdem Ferry Mursydan Baldan dan Enggar Tiasto Lukita. 


 "Pak Jokowi itu petarung. Pak Jokowi itu, saya makin kenal, orangnya nggak bisa ditekan," kata politikus PDI Perjuangan Luhut Binsar Pandjaitan usai menghadap Jokowi di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (23/10/2014) siang.

Malam tadi, tersiar kabar Jokowi bakal mengumumkan jajaran Kabinet Indonesia Hebat di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Tapi, ternyata kabar itu cuma isapan jempol meski semua keperluan sudah disiapkan. Sampai malam Jokowi tak pernah ke Priok.

Nah, cerita Priok itu melahirkan spekulasi. Banyak pihak meyakini Jokowi tak jadi mengumumkan susunan kabinet karena mendapat tekanan dari kanan-kiri, termasuk dari partai pengusung.Luhut pun sama sekali tak memercayai semua spekulasi itu.
Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat tentang pengubahan nama kementerian (nomenklatur), kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto.

Diketahui, Jokowi akan membentuk susunan 34 menteri dalam kabinetnya dengan komposisi empat menteri koordinator dan 33 menteri.

"Kita sudah komunikasi terus dengan DPR, Pak Jokowi sudah menyerahkan suratnya kepada DPR," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

DPR diharapkan dapat segera memberikan jawaban atas surat yang diajukan Jokowi dalam waktu selambat-lambatnya tujuh hari, sebagaimana diatur dalam UU No 39 tahun 2008 tentang Kementerian.

Hasto mengatakan undang-undang kan waktunya tujuh hari, jika tujuh hari belum dibalas dianggap sudah disetujui.*** Nadya
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved