![]() |
| Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara Seafood Lovers Millennial (SeaLovMi) |
Jakarta, Info Breaking News –
Hadir dalam acara peluncuran Seafood Lovers Millennial (SeaLovMi), Menteri Kelautan dan
Perikanan Susi Pudjiastuti meminta kepada masyarakat agar mulai mengurangi
konsumsi daging sapi serta ayam dan mulai memperbanyak konsumsi ikan yang
dinilai lebih sehat.
"Sebaiknya kita
mengurangi makan daging," kata Menteri Susi di Jakarta, Minggu
(25/11/2018).
Hal tersebut ia ungkapkan
mengingat masih rendahnya minat masyarakat di berbagai daerah dalam mengonsumsi
ikan. Misalnya di Jakarta, yang menurut Menteri Kelautan dan Perikanan masih
memakan ikan relatif lebih rendah dari sejumlah daerah lainnya di Tanah Air.
Padahal, Susi katakan, ikan
memiliki kandungan gizi yang sangat kaya, termasuk di dalamnya protein dan zat
omega yang sangat dibutuhkan oleh manusia khususnya anak-anak.
Ia pun berharap nantinya
warga Indonesia dapat memakan ikan sebanyak bangsa Jepang.
Sebelumnya dijelaskan oleh KKP
bahwa tingkat konsumsi ikan nasional memiliki kecenderungan yang selalu naik
setiap tahun, terutama bila merujuk kepada data sepanjang lima tahun terakhir.
Dirjen Penguatan Daya Saing
Produk Kelautan dan Perikanan KKP Rifky Effendi Hardijanto memaparkan selama 5
tahun belakangan ini target konsumsi ikan per kapita tahunnya selalu meningkat,
yaitu tahun 2014 sebesar 38,14 kilogram (kg) per kapita, tahun 2015 sebesar
40,9 kg per kapita, tahun 2016 sebesar 43,88 kg per kapita, tahun 2017 sebesar
47,12 kg per kapita, dan tahun 2018 sebesar 50 kg per kapita per tahun tahun,
sementara untuk tahun 2019, target konsumsi perikanan nasional menjadi 54,49
per kapita per tahun tahun.
Tak hanya itu, ia juga
menjelaskan bahwa hampir tiap tahun target konsumsi ikan nasional selalu
terpenuhi bahkan tidak jarang melebihi target yang ditetapkan, seperti pada
tahun 2015 konsumsi ikan masyarakat mencapai 41,1 kg per kapita per tahun,
berhasil melampaui yang ditargetkan sebesar 40,9 kg per kapita per tahun.
"Ikan merupakan sumber
protein yang sangat besar, dengan makan ikan kita bisa lebih sehat dan turut
serta dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa," tuturnya di Jakarta,
Rabu (21/11/2018) kemarin.
Oleh karena itu, KKP
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tak sekedar mengonsumi saja tetapi juga
turut serta menggerakan makan ikan menjadi suatu budaya bangsa.
"Ini bukti kalau
masyarakat kita sudah mulai sadar akan pentingnya mengkonsumsi ikan bagi
kesehatan," tandasnya. ***Candra Wibawanti



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !