![]() |
| Puluhan ribu warga Boyolali yang sakit hati melakukan aksi unjuk rasa terkait ucapan Prabowo |
Boyolali, Info Breaking News – Hari ini puluhan ribu
warga yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melancarkan aksi demo
terkait pernyataan Prabowo yang ia sampaikan dalam pidatonya.
Aksi
protes bertajuk “Save Tampang Boyolali” tersebut dilakukan pada beberapa titik.
Warga juga membawa beberapa poster yang intinya memprotes pidato Prabowo
Subianto yang dinilai melecehkan warga Boyolali, di Bundaran Simpang Lima
Patung Kuda Boyolali, Tugu Susu Murni, dan Gedung Mahesa Dome Boyolali.
Tak
hanya itu, sejumlah warga juga terlihat mengendarai sepeda motor keliling kota
dengan membawa bendera merah putih berukuran raksasa sambil berorasi "Save
Tampang Boyolali".
Menurut Bupati Boyolali Seno Samodro dapat dilihat
sendiri puluhan ribu warga Boyolali menggelar kegiatan Forum Boyolali
Bermartabat.
Aksi
ini, ia sebutkan, sebagai bentuk aspirasi mereka yang merasa kecewa dan
memprotes keras terkait pernyataan Prabowo Subianto soal tampang masyarakat
Boyolali yang tidak pantas masuk hotel mewah.
"Kami mendengar banyak aspirasi masyarakat yang
menanggapi sebagai reaksi pidato Prabowo Subianto yang dinilai telah mengejek
warga Boyolali. Warga sangat kecewa dengan pernyataan calon Presiden Nonor urut
2 itu," ungkap dia.
Meski
demikian, Bupati mengingatkan warganya agar tidak anarkis. Pihaknya juga
mengingatkan warga jangan menjelek-jelekkan orang lain, karena warga telah
bernjanji bermartabat.
Menurut Ketua DPRD Boyolali S Paryanto kegiatan warga
Boyolali melakukan aksi protes atas pidato Prabowo Subianto yang secara tidak
langsung dinilai melecehkan masyarakat Boyolali murni secara spontan.
Kegiatan tersebut, kata Paryanto, murni dari gerakan masyarakat,
sehingga pihaknya hanya ikut mendorong untuk bersama-sama dan tidak ada muatan
apa pun dari seluruh elemen masyarakat yang tersebar pada 19 kecamatan di
Boyolali.
"Prabowo
harus meminta maaf kepada warga Boyolali, karena masyarakat banyak yang berhasil
di Jakarta dan luar negeri. Hal ini murni dari masyarakat dan kami ikut
solidaritas masyarakat," katanya.
Boyolali
Seno Kusumoharjo, salah seorang tokoh masyarakat setempat menyebut Boyolali
merupakan kota yang tenang, aman, bersahaja, dan menyimpan prestasi perkembangan
yang luar biasa dalam waktu 10 tahun terakhir. Pada era awal reformasi 1998
hingga 2000, kata Seno Kusumoharjo, warga Boyolali yang ada di Jakarta masih
malu-malu menyebut berasal dari daerah ini. Mereka jika ditanya mengaku berasal
dari Solo.
Namun,
beberapa tahun terakhir Boyolali terus berkembang. Pembangunan dan kemajuan
ekonomi berkembang pesat sehingga warga sekarang jika ditanya dengan bangga
berasal dari Boyolali.
"Boyolali
itu, artinya tidak pernah berubah, kota yang tenang, bersahaja dan sekarang
mampu membangun dirinya, dan bisa merasakan kebanggaan akan tanah tumpah darah
Kabupaten Boyolali. Boyolali di wilayah Solo Raya sekarang tidak dapat
disepelekan," jelas Seno.
Diketahui,
sebelumnya dalam pidato yang ia sampaikan Prabowo menyebut soal warga Boyolali
dibilang jika masuk ke hotel mewah akan diusir karena tidak pantas. Video yang
melecehkan warga Boyolali itu menjadi viral hingga sekarang. Meski pihak
Prabowo mengklaim itu hanyalah candaan, warga tetap tidak terima dan kemudian melakukan
protes turun ke jalan-jalan. Terhitung ada 20.000 orang lebih hadir demi
memprotes pernyataan yang sudah dianggap sebuah bentuk pelecehan terhadap warga
Boyolali. ***Any Christmiaty



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !