![]() |
Jakarta, Info Breaking News – Mengajak
si kecil bepergian ternyata dapat membantu orangtua merangsang kecerdasan sang
buah hati.
Berdasarkan riset Parent-Paly Survey
dari Playmobil UK, 65% orangtua hanya kadang-kadang bermain bersama anaknya. Lebih
lanjut, penelitian tersebut juga mengungkapkan kalau satu dari enam orangtua
mengaku tidak tahu bagaimana caranya bermain dengan anak-anak mereka. Untuk
mengatasi masalah tersebut, traveling pun kemudian disebut sebagai jalan
keluarnya.
Tidak hanya untuk mencairkan komunikasi dalam keluarga, dari
hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Jaak Panksepp di tahun 2016, traveling
bersama keluarga juga dapat meningkatkan perkembangan otak pada anak-anak. Pasalnya,
bepergian dapat memicu perkembangan dua sistem di dalam otak yang tertanam
dalam area limbik otak secara sekaligus, yaitu, Play System dan Seeking System
dimana keduanya tak akan berkembang jika hanya diam di rumah.
Play System di dalam otak bisa dipicu dengan cara bermain
pasir, berenang, atau kuda-kudaan sedangkan Seeking System di dalam otak hanya
akan berkembang kalau anak-anak diajak untuk mengekplorasi tempat-tempat baru,
seperti berpetualang ke hutan, pantai, atau keliling ke sisi perkampungan yang
belum pernah dilihatnya. Untuk itu, dengan bepergian bersama-sama maka orangtua
secara otomatis membantu mengembangkan Seeking System sang anak.
Penelitian tersebut didukung juga oleh tim riset Jeffrey Burgdorf
pada tahun 2010 silam yang menyimpulkan bahwa anak dari keluarga yang rutin
bepergian pertumbuhan otak di bagian lobus frontalnya menjadi lebih matang
mengingat bagian otak tersebut memang terlibat dalam fungsi kognitif,
kecerdasan sosial, dan konsentrasi. ***Candra Wibawanti



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !