Headlines News :
Home » » Rusia Latih Anak Sekolah Baris-berbaris Hingga Lempar Granat

Rusia Latih Anak Sekolah Baris-berbaris Hingga Lempar Granat

Written By Info Breaking News on Senin, 25 September 2023 | 10.18


Moskwa, Info Breaking News
- Rusia semakin gencar melakukan militerisasi di sekolah pasca menginvasi Ukraina. 

Kini, siswa masih berada di tingkat taman kanak-kanak sudah diajari mengenakan seragam militer serta latihan berbaris. Sementara, mereka yang lebih dewasa diajari menggali parit, melempar granat hingga menembak dengan amunisi sungguhan.


Rusia juga mengubah kurikulum nasional dengan lebih menekankan kepada pembelaan terhadap Tanah Air.


Menteri Pendidikan Rusia Sergei Kravtsov menyebut setidaknya ada 10.000 klub militer-patriotik yang tersebar di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi Rusia, dengan seperempat juta orang mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.


Klub-klub ini merupakan bagian dari upaya perombakan radikal terhadap kurikulum sekolah. Klub-klub tersebut menyediakan kelas wajib tentang nilai-nilai militer-patriotik dengan buku-buku sejarah yang diperbarui menonjolkan kemenangan militer Rusia.


Pada bulan Agustus, Presiden Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang memperkenalkan mata pelajaran wajib baru di sekolah, yakni dasar-dasar keamanan dan pertahanan Tanah Air.


Kementerian Pendidikan kemudian mempromosikan kegiatan-kegiatan sebagai bagian dari inisiatif ini yang mencakup kunjungan ke unit-unit militer, permainan olahraga militer, pertemuan dengan personel militer dan veteran, hingga kelas-kelas tentang drone.


Siswa sekolah menengah juga akan diajari untuk menggunakan peluru tajam di bawah bimbingan perwira atau instruktur unit militer yang berpengalaman secara eksklusif di garis tembak. Program itu sendiri mulai diuji tahun ini dan akan diperkenalkan pada tahun 2024.


Pemerintah juga mulai merombak sejarah modern. Buku teks standar, Sejarah Rusia, kini menampilkan jembatan Krimea di sampulnya dan bab baru yang dikhususkan untuk sejarah terkini Ukraina. Ada bagian yang berjudul Pemalsuan Sejarah, Kebangkitan Nazisme, Neo-Nazisme Ukraina, dan Rusia adalah Negara Pahlawan.


Sebelumnya, Putin telah berulang kali menggambarkan invasi Rusia ke Ukraina sebagai misi khusus untuk melindungi mayarakat pengguna bahasa Rusia dari genosida yang dilakukan oleh neo-Nazi. ***Nadya


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved