Headlines News :
Home » » Diduga Depresi Ketua Lembaga Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Diduga Depresi Ketua Lembaga Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Written By Info Breaking News on Selasa, 10 Oktober 2023 | 13.43

Palangkaraya, Info Breaking News - Almarhum Maryadi (48) merupakan mantan Pendeta, yang ikut tergabung dalam keanggotaan Aktivis HAM Kalimantan Tengah dan menjabat sebagai Perwakilan Ketua 1  (satu) wilayah kota Palangkaraya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikamar mandi Senin (9/10/2023) sore.

Diketahui almarhum Maryadi (48) memiliki dua istri. Istri pertama memiliki lima anak laki-laki yang merupakan warga Plamboyan bawah Jalan A.Yani Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, kota Palangkaraya.

Dan istri kedua tinggal dirumah kontrakan di jalan Surung 1 Kelurahan Sabaru, kecamatan Sabangau selama satu bulan setengah.  

Beberapa hari sebelum mangakhiri hidupnya almarhum sempat cekcok mulut dengan istri kedua, yang biasa dipanggil Ibu Urut (57), almarhum mengemasi barang-barang nya pergi meninggalkan kan istri kedua dan kembali ke istri pertama yang biasa di panggil Ibu Enjel (43) dan menjalani aktifitas sebagai Anggota Lembaga seperti biasa selama kurang lebih lima hari.

Dua hari sebelum kejadian Minggu siang pukul 13.00 WIB, almarhum menghubungi istri kedua untuk menjemputnya dijalan Ahmad Yani, karena masih cinta dan sayang tanpa basa basi istri kedua pun segera menjemput, dan mereka pulang bersama menuju rumah kontrakan mereka di Jalan Surung I.

Maryadi diduga kuat mengakhiri hidupnya akibat depresi berat soal ekonami dan permasalahan rumah tangganya. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum mengakhiri hidupnya almarhum sempat menghubungi keluarga dan kawan dekatnya menyampaikan pesan lewat ponsel.

"Hari ini atau besok aku sudah tidak ada lagi disini,kita tidak berteman lagi,terimakasih atas  segala kebaikanmu hanya Tuhan yang bisa membalasnya." Ujarnya.

Pagi hari Senin pukul 07.00 WIB almarhum mencoba meracuni dirinya minum obat asam urat di campur dengan minuman Sprite alhasil almarhum bukannya keracunan malah ketiduran.

Pukul  13.00 WIB almarhum meminta istri keduanya untuk mengambil uang di Bank dengan alasan ada temannya yang mentransfer uang Rp 500.000, tanpa rasa curiga sang istri kedua pun pergi menuruti permintaan almarhum.

Namun setelah di cek ternyata uang di ATM nihil alias kosong. Merasa dibohongi, isterinya menjadi kesal hingga sengaja menunda kepulangannya ke rumah kontrakan mereka hingga sore hari.

Merasa sudah lama meninggalkan rumah istri kedua pun pulang untuk menemui suaminya sekitar pukul 18.00, sesampai nya di depan rumah, sang istri kemudian membuka pintu yang memang tidak di kunci dan langsung masuk kedalam rumah seraya memanggil -manggil suaminya sambil menuju ke kamar mandi, namun tidak ada jawaban. Akhirnya sang istri memutuskan untuk mendobrak pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Alangkah terkejut nya sang istri melihat sang pujaan hati sudah dalam keadaan tak bernyawa tergantung dengan seutas tali dilehernya. Sang istri pun kemudian bergegas mengabari tetangga terdekat meminta pertolongan.

Dengan sigap warga setempat menghubungi pihak kepolisian. Sekitar pukul 20.00 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Doris Sylvanus untuk diotopsi dan kasus ini tengah ditangani oleh Polsek Sebangau.***Surya.

Klik Beranda dibawah ini untuk mendapatkan berita aktual lainnya.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved