Headlines News :
Home » » Timbulkan Polemik, Heru Budi Minta Dinkes DKI Jelaskan Soal Nyamuk Wolbachia

Timbulkan Polemik, Heru Budi Minta Dinkes DKI Jelaskan Soal Nyamuk Wolbachia

Written By Info Breaking News on Jumat, 24 November 2023 | 11.34


Jakarta, Info Breaking News
- Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memberikan penjelasan terkait polemik penyebaran nyamuk wolbachia demi mengendalikan kasus demam berdarah dengue (DBD).

"Untuk Dinas Kesehatan memberi informasi terkait dengan yang sekarang marak disampaikan atau oleh masyarakat terkait nyamuk tersebut," kata Heru dalam apel kesiapsiagaan bencana musim penghujan di Pintu Air Malaka Sari Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Jumat (24/11/2023).


Menurut Heru, penjelasan komprehensif penting untuk dilakukan agar tak menimbulkan salah paham di masyarakat mengingat masih banyak masyarakat yang mempertanyakan mengenai penyebaran nyamuk wolbachia tersebut.


"Tolong dijelaskan dengan benar pengertian-pengertian itu sehingga tidak viral di media sosial dan tidak salah paham. Nanti mungkin Kepala Dinas Kesehatan bisa menyampaikan pada kesempatan tertentu atau di hari Jumat sore ini. Saya lihat di media banyak pertanyaan-pertanyaan itu terhadap nyamuk-nyamuk, ya hanya bu Kadis Kesehatan yang tahu baik," paparnya.


Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebelumnya memastikan penyebaran telur nyamuk wolbachia untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah (BDB) telah sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan Nomor 1341 Tahun 2022. SK itu mengatur tentang penyelenggaraan pilot project penanggulangan DBD melalui wolbachia di lima kota, termasuk Jakarta.


"Lima kota penerapan inovasi wolbachia sesudah Yogyakarta sesuai SK Kemenkes RI: Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, Kupang," ungkap Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama, Senin (20/11/2023).


Ngabila menepis tudingan masyarakat yang menganggap manusia dijadikan sebagai kelinci percobaan untuk program tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada rekayasa genetik yang dilakukan kepada nyamuk.


"Manusia tidak dijadikan kelinci percobaan pada program ini bahkan tidak dilakukan rekayasa genetik pada nyamuk karena wolbachia bakteri alamiah pada serangga, dan tentunya ramah lingkungan karena tidak mengganggu ekosistem atau siklus hidup mikroorganisme lain," jelasnya.


Penyebaran nyamuk wolbachia di Jakarta sudah dilakukan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Pemkot Jakbar menyiapkan sekitar 4.100 ember bibit nyamuk berbakteri wolbachia yang akan digunakan untuk menangani kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah setempat. ***Winda Syarief


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved