Headlines News :
Home » » Jurus Jituh Mempertahankan Gairah Bercinta

Jurus Jituh Mempertahankan Gairah Bercinta

Written By Unknown on Selasa, 09 Juli 2013 | 02.01


Jakarta, infobreakingnews  - Totalitas hubungan kelamin diatas ranjang, merupakan aktivitas seks yang melibatkan lima indra tubuh seperti mata, hidung, kulit, mulut dan telinga, juga otak untuk mendapatkan kenikmatan yang maksimal. Namun menurut survei, ada yang berperan lebih besar dari semua itu. Yaitu jantung, atau dengan kata lain perasaan yang terdalam , yang kelak menjadikan suatu kesan seumur hidup sebagai kunci kelanggengan suatu hubungan suami-isteri hingga akhir hayat.


Survei dan perbicangan yang melibatkan 1.000 responden itu menunjukkan bahwa telah terjadi sebuah miskonsepsi dari cara orang memandang seks. Dalam survei terungkap, seks bukan sekadar hubungan secara fisik tapi juga melibatkan perasaan dari dua pelaku.

Sebanyak 96 persen responden mengatakan, momen seks terbaik adalah ketika Anda melakukannya dengan seseorang yang benar-benar punya hubungan erat secara emosional. Selain itu, 92 persen orang mengaku hasrat seksnya muncul jika pasangannya tak sungkan memperlihatkan sisi dirinya yang lemah dan rapuh. Menurut mereka ketika seseorang mau menunjukkan sisi lain dari dirinya, bahkan yang paling lemah sekalipun, itu tanda yang menunjukkan adanya kedekatan emosional antara kedua pasangan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan selama tiga semester secara berkesinambungan  terungkap, kepercayaan diri saat bercinta ternyata tidak selalu dipengaruhi oleh penampilan fisik seseorang. Yang terpenting adalah bersama dengan orang yang benar-benar mereka cintai, yang bisa memberikan rasa nyaman, aman dan mau menerima kekurangan dari pasangannya.

Di urutan kedua yang paling efektif membangkitkan percaya diri ketika berhubungan seks adalah, yakin kalau kemampuan seksualnya dalam menyenangkan pasangan tinggi. Sedangkan di urutan ketiga, seseorang akan muncul rasa percara diri jika pasangan memuji performa seksnya, seperti membisikan kepada sang kekasih betapa nikmat rasanya kecupan bibinya, atau legitnya vagina sang kekasih, atau sebaliknya.

Meski begitu, penampilan fisik tetap jadi faktor kuat penentu baik/tidaknya kualitas bercinta. Seks yang hebat tetap mementingkan 'estetika' luar. Artinya, meskipun sudah merasa nyaman bersama orang yang Anda cintai, penampilan tetap harus diperhatikan. Setidaknya tidak tampil di depan pasangan dengan daster longgar, rambut berantakan atau wajah kusam berminyak ketika akan bercinta.

Masih dalam hasil survei yang sama, terungkap juga berapa lama waktu yang dibutuhkan pria dan wanita untuk sampai mendapatkan pengalaman bercinta yang lebih baik setelah malam pertama. Ada 90 persen responden yang mengatakan, seks mereka jadi lebih baik setelah beberapa bulan menikah dan tinggal bersama.Dengan kata lain, kwalitas yang permanen akan sulit didapatkan , jika masih belum tinggal seatap dengan ikatan yang sakral pernikahan sah, jika masih menyatuh dengan orangtua, tanpa berani mencoba membangun kehidupan berumahtangga secara mandiri, jika masih membiarkan terlalu mudah pengaruh orang ketiga dalam urusan internal rumahtangga.***Emil F Simatupang
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved