![]() |
| Dewi Puspitasari |
Melbourne, infobreakingnews - Perempuan berwajah cantik yang kini sudah menetap di Australia, sekilas mengenang mantan suami pertamanya Hakim Acep Sugiana diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai hakim. Mendengar hal ini, mantan istri pertama Acep, Dewi Puspitasari, yang telah menjadi warga negara Australia itu sangat kaget dam ikut prihatin.
"Saya dikabari kakak saya yang di Bandung kemarin. Saya dan seluruh keluarga sangat kaget mendengarnya," ujar Dewi saat berbincang dengan Dwi Melisa, biro infobreakingnews.com, Jumat (5/7/2013), di Melbourne , Australia.
Dewi dan Acep pertama kali kenal pada 2005 saat mengikuti prajabatan PNS di Bandung. Bedanya, Dewi sebagai PNS Kemendiknas, sedang Acep PNS calon hakim MA. Dari perkenalan ini, Acep mengajak Dewi menikah tidak berapa lama.
"Dia cepat-cepat melamar saya karena waktu itu dia akan ditugaskan di Pengadilan Negeri Sanggau Kalbar," kisahnya mengenang Hakim Acep yang sempat menikahi di Bandung.
Setelah menikah, Dewi mengikuti suaminya dan menjadi PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau. Masalah muncul saat Dewi hendak melanjutkan kuliah S2 di Australia. Bulan Agustus 2006, Dewi harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris pra keberangkatan ke Australia. Sejak dia di Jakarta, sikap Acep mulai berubah.
"Awalnya dia sering menelepon, sms, sampai membantu saya mencarikan kos di Jakarta. Kala itu kami masih suami istri. Tapi nggak lama sejak itu, dia mulai sering males-malesan menelepon, SMS, dan lain-lain," ujarnya.
Puncaknya, saat Dewi kuliah di Australia, Acep menceraikannya dengan berbagai tuduhan. Akhirnya Dewi menyibukkan diri dengan belajar dan bekerja di Australia dan kini menjadi guru di Melbourne.
"Saya awalnya sampai stres di Australia. Sudah sendirian di sini, apa-apanya baru dan asing, ditelantarin suami dan dituduh macem-macam," kisahnya.
Akhirnya, Dewi memutuskan untuk bercerai dengan Acep dan bersumpah tidak akan kembali lagi ke Indonesia. Hingga akhirnya Dewi mendapat tambatan hati orang setempat dan menikah pada 15 Juni 2013 di Melbourne.
"Saya doakan semoga Acep segera temukan kembali jalan yang diridloi Allah. Semoga kedua orang tuanya dan keluarganya bisa membimbing Acep kembali. Saya dan keluarga saya hanya bisa mendoakan yang terbaik. Kami bukan manusia-manusia pendendam. Allah saja maha pemaaf," kata Dewi menyudahi pembicaraan.
Atas laporan selingkuh itu, Acep diberhentikan dengan hormat sebagai hakim setelah dia disidang oleh Majelis Kehormatan Hakim pada Kamis (4/7/2013), karena ternyata terbukti melanggar kode etik sebagai seorang hakim.***Dwi Melisa



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !