Headlines News :
Home » » Woow Penghasilan Musisi EDM Bisa Capai 76 Triliun

Woow Penghasilan Musisi EDM Bisa Capai 76 Triliun

Written By Infobreakingnews on Kamis, 26 Juni 2014 | 18.20

Jakarta, Infobreakingnews - Maraknya lagu-lagu elektronik bikin kita pengin berkenalan lebih jauh sama EDM (Electronic Dance Music). EDM banyak dikenal orang sebagai musiknya orang dugem, atau musik dance, atau juga diketahui sebagai musik yang diproduksi oleh para DJ (disc jockey). EDM atau kepanjangan dari electronic dance musicmemang berhubungan dengan kehidupan malam, lantai dansa, dan disc jockey (DJ) atau produser musik elektronik. i

Electronic dance music adalah produksi musik melalui berbagai instrumen elektronik sepertisynthesizermidi keyboard, turntable, mixer, bass, dan sebagainya. Di masa kini, EDM bahkan bisa diproduksi melalui berbagai aplikasi komputer. Makanya, para DJ dan produser sering tampil dengan menggunakan laptop mereka. Musik-musik yang dihasilkan merupakan gabungan dari berbagai instrument elektronik tersebut.

Penggunaan komputer mulai banyak digunakan musik elektronik pada era ini. Dengan perkembangan teknologi dan komputer, membuat semakin banyak orang dapat memproduksi musik elektronik mereka sendiri. Wilayah Eropa terutama Jerman menjadi saksi kemunculan DJ dan produser musik elektronik ternama.

DJ seperti Paul Van Dyk jadi salah satu nama penting dalam dunia musik elektronik khususnya subgenre musik trance pada era itu. Beberapa musiknya yang terkenal adalah remixlagu Love Stimulation karya Humate dan hit single Paul yang berjudul For an Angel.

Di era ini, EDM makin berkembang. Mulai muncul juga berbagai sub-genre seperti trap (hip-hop elektronik), dubstepnu-disco, dan electro house.

Salah satu artis EDM beraliran nu-disco adalah duo asal Prancis Daft Punk  yang namanya mulai terkenal di akhir 1990-an dan awal 2000-an. Beberapa DJ lain yang mungkin namanya udah enggak asing lagi merupakan artis EDM nu-disco dan electro house era ini bahkan hingga sekarang yaitu Calvin Harris, David Guetta, Deadmau5, dan Avicii. Selain itu, ada pula genretrap yang mulai dikenal dengan kemunculan duo DJ Flosstradamus  di era 2000-an. 

Sekarang, EDM tetap menjamur. Sub-genre dubstep menjadi semakin dikenal di era ini. Begitu juga dengan electro house kian bermunculan di jaman 2010-an. Genre electro pop pun semakin dikenal masyarakat. Para DJ 2000-an terlihat sering melakukan kolaborasi dengan penyanyi-penyanyi ternama. Misalnya, Calvin Harris berkolaborasi dengan Rihanna dalam lagu We Found Love dan  David Guetta feat. Usher dengan lagu Without You.

Di awal era ini, dubstep jadi musik yang cukup digemari berbagai kalangan. Apalagi dengan kepopuleran Skrillex  dengan yang memproduksi musik dubstep di lagu First of the Year (Equinox).

Zedd adalah DJ asal Jerman yang belum lama ini manggung di Djakarta Warehouse Project 2013. Cowok bernama asli Anton Zaslavski ini punya musik yang enak banget seperti lagu hits-nyaClarity yang berkolaborasi dengan Foxes. 

Selain itu, EDM juga kedatangan produser muda asal Inggris yaitu Disclosure.  Settle, debutalbum duo bersaudara Guy dan Howard Lawrence ini bahkan langsung mendapat nominasi Best Dance Album untuk Grammy Awards 2014.
Diketahui Billboard, industri musik EDM secara total bisa menjaring angka 76 triliun rupiah (6.2 miliar dollar). 
Yang pembagiannya adalah sebagai berikut :12 triliun masuk dari festival-festival, 29 trilun dari penampilan di klub-klub malam, dan 7 triliun berkat jasa streaming dan video view. Tambahan lagi masukan dari streaming di Soundcloud sebesar 1 triliun dan beberapa lainnya.
Jadi jangan heran jika akhir-akhir ini lebih banyak musisi yang berpaling ke musik EDM. Jumlah musisi baru yang menggeluti genre tersebut juga tak bisa dibilang sedikit.*** (Sources)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved