Jakarta, infobreakingnews - Selain memang sejak lama pengen menggunakan pakaian resmi TNI Presiden Joko Widodo yang tentunya sebagai Panglima Tertinggi sesungguhnya sangat berhak menggunakan pakaian militer, walau pakaian kebanggaan milik pasukan itu dipakai Jokowi karena mepet waktu.
Hal ini terlihat saat Presiden menerima tamu yakni Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, masih mengenakan seragam militer lengkap dengan baret. Menurut pihak Istana, Jokowi tak sempat mengganti bajunya ketika tamunya sudah menanti.
Hal ini terlihat saat Presiden menerima tamu yakni Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, masih mengenakan seragam militer lengkap dengan baret. Menurut pihak Istana, Jokowi tak sempat mengganti bajunya ketika tamunya sudah menanti.
Menurut Teten, Presiden Jokowi tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma langsung menuju Istana untuk bertemu para tamunya tersebut. Sehingga pakaian militer masih tersematkan di badan Jokowi.
"Presiden langsung meluncur ke Istana Negara untuk bertemu dengan para tokoh yang sudah menunggu cukup lama tersebut. Itulah mengapa Presiden masih memakai baju militer," ujar Teten.
"Jadi tidak ada maksud apa-apa kecuali ingin segera menemui para tokoh Muhammadiyah itu," tambahnya.
Presiden Jokowi mengenakan seragam militer tersebut dalam acara demonstrasi latihan perang TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan. Ia memakai seragam karena harus menyampaikan pidato dari atas kendaraan tempur Anoa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar