![]() |
| KASAD Jenderal Gatot Nurmantyo |
Jakarta, infobreakingnews - Selangkah lagi Gatot Nurmantyo bakal menduduki posisi Panglima TNI setelah hari ini Rabu (1/7) Komisi I DPR menerima dan menyetujui Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko. Setelah uji kelayakan dan rapat internal Komisi I, diketahui sepuluh fraksi secara aklamasi mendukung Gatot.
Hasil dari Komisi I ini akan disampaikan kepada pimpinan DPR yang kemudian di bawa ke rapat Badan Musyawarah. Lalu, terakhir akan ditetapkan lewat paripurna.
"10 fraksi sepakat, mufakat, setuju terhadap pencalonan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Persetujuan Komisi I ini kami langsung sampaikan ke pimpinan dewan untuk rapat di Bamus kemudian di bawa ke paripurna," kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq di ruangan Komisi I, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).
Dia mengatakan meski sepuluh fraksi setuju, namun ada cacatan yang diberikan kepada mantan Pangdam Brawijaya itu. Beberapa fraksi yang memberikan catatan antara lain NasDem, PPP, dan Golkar.
"Dari Golkar ada catatan seperti langkah terobosan, upaya memenuhi kesejahteraan prajurit TNI agar diperkuat," sebut politisi PKS itu.
Terkait sesi pendalaman, Mahfudz menjelaskan hampir setiap fraksi tidak menemukan masalah dari sosok Gatot. Menurutnya, Gatot bisa memberikan paparan visi misi program untuk memimpin TNI.
"Tidak ditemukan masalah, terkait paparan program visi misi. Kami mencatat beberapa hal penting secara baik beliau memaparkan sebagai calon Panglima TNI terhadap aspek kawasan regional, sampai tingkat global. Kemudian apa yang menjadi ancaman di tengah dinamika perubahan yang besar ini," tuturnya. *** Yohanes Suroso.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar