Pages

Selasa, 19 Januari 2016

Menggelegar Ada Issue Hubungan Lesbian Antara Jessica dengan Wayan Mirna


Jakarta, infobreakingnews - Menjelang Polri mengumumkan nama tersangka pelaku7 pembunuhan sadis terhadap pengantin baru Wayan Mirna, pihak penyidik Ditreskirmum Polda Metro Jaya saat ini sedang menelisik kedekatan psikologis antara Jessica Kumala Wongso dengan Wayan Mirna Salihin. Keakraban berbau hubungan intim sejenis diantara keduanya sedang didalami secara serius dan masuk wilayah penyidikan.


Penyidikan tersebut melahirkan wasangka: Jessica penyuka sesama jenis. Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto, buru-buru membantah sasus tersebut. Dia bilang, Jessica punya pacar di Australia.

"Pacarnya ada di Australia, namanya Patrick," kata Yudi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/16).



Menurut Yudi, Jessica dan Mirna dekat sejak di Australia. Jessica datang ke Jakarta lantaran sedang mencari pekerjaan baru di Indonesia. Jessica sudah di Tanah Air, sejak 9 Desember 2015.


Pertemuan antara Jessica, Mirna dan seorang kawan bernama Hani dihelat sebagai reuni. Jessica ingin bertemu keduanya sebelum kembali ke Negeri Kanguru. Lantaran, Jessica bekerja sebagai desainer grafis di NSW Ambulance.

Yudi bercerita, Jessica panik saat Mirna pingsan usai minum kopi. Dia menampik kabar yang menyebut, adik sepupunya itu tenang saat nyawa Mirna melayang.

"Jessica juga panik. Dia tidak merasa celananya robek saat membopong Mirna ke kursi roda," jelas dia.

Rabu, 6 Januari 2016, Jessica, Mirna, dan Hani bertemu di Restoran Olivier, Mal Grand Indonesia. Pertemuan disebut diinisiasi Mirna. Ketiga puan itu sempat sekolah bersama di Billy Blue Collage of Design, Australia.

Persamuhan digelar di Restoran Olivier. Jessica lebih dulu datang sekitar 51 menit. Sajian koktail dan es kopi Vietnam jadi hidangan di meja bundar dengan kursi sofa melengkung, tempat Jessica duduk. 51 menit kemudian, Mirna datang bersama Hani.

Setibanya di restoran, Mirna sempat mengeluhkan bau kopi yang aneh. Rupanya, Mirna mengidu bau sianida seberat 15 gram yang sudah tercampur di kopi. Seteguk air kopi diseruput Mirna ke kerongkongannya. Tak dinyana, perempuan yang baru menikah sebulan itu langsung oleng.

Mirna sempat memegangi perut dan tenggorokan. Perlahan, Mirna semaput dan diantarkan ke klinik terdekat. Tapi, nyawa kembaran Made Sandy Salihin ini tak tertolong. Sianida cepat menjalar di tubuh perempuan malang tersebut.

Apapun lasannya, yang pasti pihak Polisi akan menggunakan pasal pembunuhan berencana kepada tersangka yang hukumannya adalah mati. *** Raymond Sinaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar