Headlines News :
Home » » Bakal Diproduksi Massal Kalung Antivirus Corona

Bakal Diproduksi Massal Kalung Antivirus Corona

Written By Info Breaking News on Senin, 06 Juli 2020 | 05.27


Kalung antivirus Corona 
Jakarta, Info Breaking News -Sebuah produk yang diklaim sebagai anticorona dalam bentuk kalung aromaterapi. Kalung tersebut berbahan eucalyptus akan diproduksi Kementrian Pertanian (Kementan)

Bahkan kalung antivirus corona buatan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan akan diproduksi massal bulan depan.

“Ini antivirus hasil Balitbangtan, eucalyptus, pohon kayu putih. Dari 700 jenis, 1 yang bisa mematikan corona dan hasil lab ini untuk antivirus. Kita yakin. Bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo usai menemui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (3/7) lalu.

Bahkan Syahrul mengatakan, pemakaian kalung antivirus ini bisa membunuh 42% virus corona selama 15 menit. Sementara jika pemakaiannya dalam 30 menit, maka dapat membunuh 80% virus corona.

Rencana ini mendapatkan sorotan tajam dari warganet. Pada lini masa Twitter, warganet banyak yang mempertanyakan produk yang diklaim sebagai antivirus corona.

“Ini serius? Mohon para ilmuwan hebat berikan pendapatnya. Koq Kementan? Kenapa bukan Biofarma? Persh vaksin milik Negara terhebat seAsia. Minimal tanya-lah ke Biofarma. Ini obat apa jimat?” demikian tulis akun @AchsanulQosasi, Sabtu (4/7).

Ada pula yang meminta agar masyarakat tak langsung bereaksi negatif atas upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah virus corona.

Terkait kalung antivirus corona, Syahrul pun telah menggunakan kalung tersebut dalam aktivitasnya sehari-hari. Hal itu terlihat saat Dia mengunjungi kantor Kementerian PUPR, Jumat (3/7).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementan, Dr. Ir. Fadjry Djufry mengatakan, kalung antivirus corona merupakan produk eucalyptus yang dibuat dengan teknologi nano.

Sementara, proses izin untuk produk eucalytus dalam bentuk kalung ini masih diproses. Adapun, produk-produk lainnya sudah mendapatkan izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Izin edar roll on dan inhaler dari BPOM sudah keluar. Sekarang lagi di produksi oleh PT Eagle Indhoparma, sedang kalung aroma terapi masih berproses,” ujarnya.

Terkait respons dari masyarakat terhadap produk ini, Fadjry menyerahkan pandangan tersebut kepada pribadi masing-masing.

“Isi kalung itu sama dengan yang ada di roll on dengan teknologi nano. Masyarakat juga diharapkan tetap menjalankan protokoler Covid-19,” jelas dia. *** Putri Emilia

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved