Headlines News :
Home » » MPLS Jadi Momen Penting Bagi Peserta Didik Baru dan Orang Tua

MPLS Jadi Momen Penting Bagi Peserta Didik Baru dan Orang Tua

Written By Info Breaking News on Senin, 17 Juli 2023 | 13.10

Twibbon MPLS SMAN 1 Ambarawa

Ambarawa, Info Breaking News
- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momen penting bagi anak-anak yang akan mulai bersekolah.

Kegiatan yang dulunya dikenal dengan nama Masa Orientasi Siswa (MOS) tersebut merujuk pada kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan dan pembinaan bagi siswa. 


Tidak hanya berkaitan dengan lingkungan fisik sekolah saja, tetapi MPLS juga mengenalkan para murid pada lingkungan non fisik, seperti pengenalan dengan siswa lain, senior, guru, hingga orang-orang di lingkungan sekolah lainnya.


Sekolah swasta maupun negeri menggunakan cara ini untuk mengenalkan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah.


Selain MPLS, ada pula kegiatan bertajuk pra-MPLS. Di SMAN 1 Ambarawa contohnya, pra-MPLS diadakan sebagai rangkaian awal dari MPLS. 


Dalam pra-MPLS siswa peserta didik baru wajib datang ke sekolah, biasanya satu atau dua hari sebelum MPLS. Disini peserta didik baru diminta menyediakan sejumlah item yg harus dibawa pada waktu MPLS.


Tak hanya anak-anaknya saja, orang tua pun ikut disibukkan untuk membeli pernak pernik yang harus dibawa, seperti contohnya name tag, topi dan barang-barang lainnya.


Dengan berkembangnya teknologi dan makin maraknya penggunaan media sosial, peserta didik baru juga diwajibkan memasang twibbon dan mengunggahnya ke akun media sosial masing-masing.


MPLS tidak hanya untuk tingkat SMP dan SMA saja, tetapi di SD juga dilaksanakan MPLS dengan porsi acara disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan siswa peserta didik baru. 


Tujuan kegiatan MPLS bagi siswa baru, yaitu:


1. Mengenali potensi diri peserta didik baru.


2. Membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.


3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara elajar efektif sebagai peserta didik baru.


4. Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya.


5. Menumbuhkan perilaku positif, antara lain: kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memilki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. ***Any Chrismiaty


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved