Headlines News :
Home » » Ini Gambaran Karakter Manusia Terkutuk Yang Jadi Beban Ditengah Masyarakat dan Keluarga

Ini Gambaran Karakter Manusia Terkutuk Yang Jadi Beban Ditengah Masyarakat dan Keluarga

Written By Info Breaking News on Senin, 07 Agustus 2023 | 07.50



Batam,
Info Breaking News
 Kejujuran dan keterpanggilan hati rela dengan suka cita melakukan apa saja aktivitas didalam pekerjaan dan disertai dengan sikap menerima kenyataan yang ada agar instropeksi kedalam diri insan dokter anak bangsa kita mampu bersaing dengan para medis negara tetangga yang katanya mampu memberikan pelayanan serta keampuhan dari derita sakit pasien.

Sehingga benarlah kata leluhur kita bahwa persoalan nyawa menjadi taruhan segalanya. Uang bisa dicari karena sejak lahir semua orang telanjang dan tidak punya apa apa. Walau banyak gaya hidup yang salah dan tata keluarga keluarga yang amburadul serta keturunan sifak watak dan jiwa pemalas dari kutukan turun temurun yang merupakan kutuk tujuh turunan yang hanya bisa diputus melalui tekad keras mau berubah mengambil inisiatip, kreaktip dan rajin bangun pagi melakukan aktivitas tanpa harus disuruh, tapi memang terlatih membiasakan punya inisiatip tanpa disuruh mau melakukan dan berbenah diri dan yang dirasa memang harus selalu dirawat dan dijaga kebersihan. 

Karena terlalu banyak manusia yang memiliki jiwa yang jorok sehingga menjadi pemalas, dan hanya serba instan segalanya. Rasa malas menjadikannya menjadi banyak akal, tukang suruh dengan gaya ngebos sehingga dimanapun akan menjadi bumerang dan beban bagi orang lain. 

Namun yang lebih berbahaya adalah kesemua sifat buruk itulah yang mengakibatkan penyakit didalam diri manusia yang salah kaprah, yang biasanya suka beralibi, banyak alasan dan selalu bebohong yang sudah menjadi darah daging, sehingga setiap kata kata yang keluar dari mulutnya hanyalah kebohongan belaka. Tidak ada lagi kejujuran, sehingga kutuk turunan yang jahat terdahulu terus menerus melekat pada dirinya, karena hidup memang pilihan, dan manusia itu yang memilih seperti itu jalan hidupnya.

Hebatnya lagi jika kebetulan manusia seoerti benalu itu memang memiliki aset kekayaan yang merupakan warisan dari orangtuanya, maka dipastikan dengan gaya pemals dan maunya hanya senang dan makan enak serba instan segalanya, maka dalam sekejap semua harta pusaka yang ada akan segera hilang karena dijual untuk keperluan hidup yang menjadi manusia pemalas tapi berjiwa sok dan bergaya ngebos padahal bauk karena malas mandi dan otak yang terus tertutup kotoran sebagaimana jiwanya kotor karena menyukai hal hal yang dilarang agama, apalagi memang merupakan anak yang tidak berbakti kepada keluarga dan orangtua. 

Hasil penelitian para tim pakar diberbagai bidang yang sempat viral memberikan hasil observasinya, bahwa kalangan manusia terkutuk yang memiliki sifat buruk inilah yang selalu menjadi beban berat bagi keluarganya bahkan merembet menjadi beban negara, karena salah satunya adalah hanya mau senangnya saja saja karena selalu merupakan watak yang keras membandel mau menang sendiri bahkan selalu memiliki pembenaran dalam hal apapun, termasuk ketika jatuh sakit dan hanya berpikir berobat keluar negeri walau harus menjual aset kekayaan yang ditinggal sebagai warisan orangtuanya, pergi berobat keluar negeri yang katanya para medianya dan pelayanan RS diluar itu lebih baik dan berkwalitas ketimbang didalam negeri yang masih kumuh, bauk toiletnya, dan para medianya tidak terpanggil jiwanya sebagai pelayan kemanusiaan tapi masih pengen dilayani dan pengen disanjung dan dihormati sekalipun tidak ada prestasinya untuk menjadi kehormatan disanjung apalagi dikenang baik, karena yang ada sejak lahir bahkan sampai matinya hanya menjadi beban dan sampah masarakat lalu menjadi penghuni neraka karena sepanjang hidupnya hanya membangkang dan pemberontak terhadap orangtuanya.

Itulah gambaran manusia kebanyakan di jaman sekarang ini. karena jauh menyimpang akibat tehnologi yang terlalu canggih digenggamannya HP seluler dan jangkauan yang semakin leluasa, dimana manusia sampah masyarakat seperti gambaran nyata diatas akan lebih doyan hanya memegang HP nya untuk melihat hal hal yang bertentangan dengan ajaran agama, sehingga didalam jiwa dan otaknya hanya lah kejahatan dan bencana bagi hidupnya dan bagi keluarga lalu lingkungan sekitar. ***

Penulis  : dr. Asyikin Sianturi

Editor    : Nadya Emilia

Baca berita menarik lainnya hanya tinggal klik dibawah ini

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved