Headlines News :
Home » » Jakarta Darurat Polusi Udara, Kemenkes: Belum Ada Rencana WFH dan PJJ

Jakarta Darurat Polusi Udara, Kemenkes: Belum Ada Rencana WFH dan PJJ

Written By Info Breaking News on Rabu, 16 Agustus 2023 | 07.02


Jakarta, Info Breaking News
- Meski polusi udara di Jakarta kian memburuk, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum berencana menerapkan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) maupun work from home (WFH).

Sebelumnya, Presiden Jokowi pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (14/8/2023), mengungkapkan bahwa pemerintah bakal mempertimbangkan opsi WFH maupun hybrid terkait kondisi polusi udara yang parah.


Di kesempatan lain, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga menyarankan diberlakukannya kembali WFH dan PJJ mengingat buruknya kualitas udara sangat mengancam kesehatan.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, Kemenkes belum memiliki wacana menerapkan kembali PJJ atau WFH.


Ia mengingatkan kembali dampak dari WFH dan PJJ saat pandemi yang meskipun berperan dalam menghindari penularan dan penyebaran Covid-19, dampaknya juga cukup signifikan bagi perekonomian dan pendidikan.


"Kita kan sudah punya studinya ya, pada waktu WFH berapa angka ketertinggalan,” ucap Nadia, Selasa (15/8/2023).


Menurutnya, ada solusi selain PJJ dan WFH, misalnya penyelenggaraan car free day, adanya program penggunaan kendaraan listrik, atau insentif untuk pajak kendaraan listrik.


Meskipun WFH dan PJJ diusulkan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga negara, Nadia menilai langkah ini justru berpengaruh pada kemunduran kualitas pendidikan yang diterima anak-anak.


Kendati demikian, ia menyebut pihaknya siap mengikuti arahan yang disampaikan Presiden Jokowi.


Nadia menekankan, Kemenkes lebih fokus pada upaya pencegahan melalui edukasi warga agar menjaga kesehatan diri.


Lebih lanjut, Nadia menyebut asap rokok juga menjadi salah satu penyebab polusi. Apalagi dampak dari asap rokok terhadap perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif.


"Jangan kita hanya ngomongin polusi udara. Polusi yang utama itu termasuk dengan ngerokok itu paling dekat dan kita selalu perjuangkan supaya ada kawasan bebas asap rokok," tegasnya.


Terakhir, Kemenkes mengimbau masyarakat agar terus waspada terhadap perkembangan situasi dan mengikuti pedoman yang diberikan oleh pemerintah dan lembaga kesehatan terkait. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, diharapkan polusi udara dapat dikendalikan dan kualitas udara yang lebih baik dapat diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. ***Deviane


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved