Headlines News :
Home » » Kasus Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya Lay Masih Diselidiki, Polisi: Ponselnya Tidak Aktif

Kasus Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya Lay Masih Diselidiki, Polisi: Ponselnya Tidak Aktif

Written By Info Breaking News on Senin, 27 Juli 2026 | 15.12


Jakarta, Info Breaking News
- Polres Metro Jakarta Pusat masih menyelidiki dugaan penculikan yang dilaporkan menimpa atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay. 

Meski laporan penculikan telah dicabut, polisi menegaskan penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan fakta di balik peristiwa tersebut.

Polisi Belum Bisa Hubungi Jesslyn


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya telah berupaya menghubungi Jesslyn, namun nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif. Polisi juga masih menunggu informasi dari pihak keluarga terkait keberadaan Jesslyn.


"Sudah (dihubungi), nggak aktif," kata Roby, Senin (27/7/2026).


Menurut Roby, hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan karena keluarga belum memberikan informasi tambahan kepada penyidik.


"Belum ada perkembangannya, keluarganya belum ada yang datang, belum ada yang kasih info," ujarnya.


Polisi Temukan Jesslyn Sempat Terbang ke Luar Negeri


Dalam penelusuran sementara, polisi menemukan fakta bahwa Jesslyn diketahui sempat bepergian ke luar negeri bersama ibu dan bibinya. Perjalanan tersebut dilakukan dari Indonesia menuju Kuala Lumpur sebelum melanjutkan penerbangan ke Bangkok.


"Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok," kata Roby.


Meski demikian, polisi menegaskan temuan tersebut belum dapat memastikan apakah dugaan penculikan benar-benar terjadi karena penyidik masih belum dapat berkomunikasi langsung dengan Jesslyn maupun keluarganya.


Calon Suami Ragukan Dugaan Penculikan


Di sisi lain, calon suami Jesslyn, Evan, melalui kuasa hukumnya Andi Darti, mengaku tidak sepenuhnya yakin dengan kabar penculikan tersebut. Darti menjelaskan Jesslyn sudah sekitar 10 bulan tidak tinggal bersama keluarganya dan menetap di sebuah apartemen di kawasan Pluit. Keduanya juga disebut tengah mempersiapkan pernikahan.


Pada malam 13 Juli 2026, Evan mengantar Jesslyn membeli kue ulang tahun sebelum menghadiri acara ulang tahun neneknya di sebuah restoran. Setelah sempat berkomunikasi sekitar pukul 19.00 WIB, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi mulai sekitar pukul 21.30 WIB.


Kesaksian Dugaan Penculikan dan CCTV Rusak


Merasa khawatir, Evan mendatangi restoran tempat acara keluarga Jesslyn berlangsung. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, Jesslyn diduga dibawa paksa oleh orang tak dikenal.


"Jesslyn diikat matanya, dibekap, digendong secara paksa, dimasukkan ke mobil. Jesslyn sempat memberontak, minta tolong, sempat keluar dari mobil tetapi didorong lagi," ujar Andi Darti mengutip keterangan saksi.


Evan kemudian mencoba melacak keberadaan Jesslyn melalui telepon seluler, surat elektronik, hingga media sosial, namun tidak memperoleh respons. Ia juga meminta bantuan melacak sinyal ponsel Jesslyn yang disebut masih terdeteksi dari kawasan rumah orang tuanya di Ancol.


Kasus tersebut akhirnya dilaporkan ke polisi. Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik tidak menemukan rekaman CCTV karena perangkat di lokasi dilaporkan dalam kondisi rusak. Hingga kini, kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap fakta di balik dugaan penculikan tersebut. ***Milly


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved