Jakarta, Infobreakingnews - Di hadapan sekitar 1.000-an peserta konferensi
tahunan program studi Islam atau kajian keislaman yang diikuti tujuh negara di
Surabaya pada 4-8 November itu, Mentri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dirinya tak kan berhenti
'bersih-bersih' korupsi.
"Tapi, konsentrasi saya bukan DPR, saya
akan lebih fokus untuk 'bersih-bersih' pada 'rumah tangga sendiri' (BUMN)
dibandingkan dengan 'rumah tangga orang lain' (DPR)," katanya.
Dahlan Iskan telah melaporkan 6 nama baru anggota
DPR pemeras BUMN ke Badan Kehormatan (BK) DPR. BK didesak mengungkap nama-nama
tersebut ke publik.
"Bongkar
semuanya. Dahlan juga harus buka semuanya, saya kasih dua jempol deh,"
kata anggota Komisi VI DPR dari PKS, Refrizal, Rabu
(8/11/2012).
Dua nama yang
sebelumnya dilaporkan Dahlan Iskan ke BK DPR memang tidak sengaja terbuka ke publik.
Masyarakat menjadi tahu karena anggota BK DPR Usman Jafar membocorkan dua nama
tersebut yakni anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar Idris Laena dan
anggota Komisi XI DPR dari FPDIP Sumaryoto.
Secara khusus
Refrizal meminta Dahlan juga mengungkap pemain-pemain di lingkungan BUMN. Tentu
dalam rangka reformasi internal BUMN.
"Dahlan harus
bongkar juga upeti dari BUMN untuk kalangan BUMN dan kementerian,"
tegasnya.*** S.A



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !