Headlines News :
Home » » BNPB : Curah Hujan Tinggi Bulan Desember - Januari 2013

BNPB : Curah Hujan Tinggi Bulan Desember - Januari 2013

Written By Unknown on Sabtu, 24 November 2012 | 17.38

Jakarta, Infobreakingnews - Hujan yang terjadi sepanjang pekan terakhir mengakibatkan beberapa tempat di Jakarta terendam banjir rupanya masih tahap awal. Hujan yang lebih lebat dan areal banjir lebih luas diperkirakan terjadi dua bulan ke depan.




Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran persnya, 15 kelurahan tersebut meliputi
  • empat kelurahan di Jakarta Timur (Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Cawang), 
  • sembilan kelurahan di Jakarta Selatan (Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Ulu Jami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, dan Pondok Labu), dan 
  • dua kelurahan di Jakarta Barat (Kedoya Selatan dan Sukabumi Selatan).

Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiapkan posko darurat di tiap kelurahan dan memberikan bantuan kepada masyarakat.
"Meluapnya banjir di Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan disebabkan besarnya aliran permukaan yang masuk ke kedua sungai tersebut. Kapasitas sungai tidak mampu mengatuskan debit sungai  yang ada karena adanya sedimentasi dan penyempitan alur sungai," tulis siaran pers tersebut.


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengutip hasil prakiraan BMKG. Ini disampaikan kepada wartawan yang menyertainya meninjau penanggulangan banjir di Jl Adikarya Pintu Air, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (24/11/2012).

"Menurut BMKG pada Desember dan Januari curah hujan akan tinggi, pasti (sungai -red) meluap. Jadi kita harus siap," ujar Syamsul.

Penanggulangan bencana banjir di daerah, sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah bersangkutan. Pemprov DKI Jakarta sepengetahuannya belum kesulitan dalam pengadaan logistik dan sumber daya mengatasi banjir. Termasuk dalam menangani warga korban banjir di pengungsian.

"Konteks kita adalah pendampingan, apa-apa yang masih diperlukan kita atur dan yang kurang akan dibantu. Jadi dihitung dulu keperluannya," jelas Syamsul.

"Mungkin nanti kalau sudah sifatnya nasional kita bantu, seperti bikin dapur umum dan perahu karet. Pasca banjir warga juga butuh sabun, karbol dan lain-lain seperti kata Bu Lurah tadi," sambungnya.*** Juanda Foster




Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved