Headlines News :
Home » » Kapolda Baru, Mengawali Program Kerja Dengan Menyambangi Warga

Kapolda Baru, Mengawali Program Kerja Dengan Menyambangi Warga

Written By Unknown on Kamis, 01 November 2012 | 11.40


Irjen Putut Eko Bayuseno
Jakarta, Infobreakingnews - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo kemarin melantik Inspektur Jenderal Polisi Putut Eko Bayuseno menjadi Kapolda Metro Jaya yang baru. Ia menggantikan Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab yang memasuki masa pensiunnya. Untung kini menjadi Perwira Tinggi Mabes Polri (Pati). Irjen Putut Eko Bayuseno sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat.





"Diharapkan perwira yang dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik," ujar Kapolri usai melantik para perwira di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Rabu (31/10).

Selain Kapolda Metro Jaya, Kapolri juga melantik Kapolda Jawa Barat Brigadir Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya. Ia menggantikan Putut Eko. Awalnya posisi sebagai Kapolda Jabar akan ditempati Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Jodie Rooseto. Namun keputusan tersebut telah dibatalkan melalui surat keputusan ralat oleh Kapolri tertanggal 30 Oktober 2012.

Kini Jodie ditempatkan sebagai Kepala Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Kasetukpa Lemdikpol). Posisi Jodie sebagai Kapolda Lampung digantikan oleh Brigadir Jenderal Heru Winarko yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum Kemenkopolhukam.

Posisi Tubagus digantikan oleh Kasetukpa Lemdikpol yang lama, Brigjen Ngadino sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara


Putut mengatakan, akan melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan oleh Irjen Pol Untung S Rajab selama menjabat Kapolda Metro 2 tahun.


"Tentu saya akan melanjutkan kebijakan beliau yang selama ini dan mengedepankan sigap intelegen, itu akan saya teruskan dan tingkatkan dengan kegiatan binmas yang sudah disampaikan kepada saya dengan cara mengoptimalisasikan babinkamtibmas (Bintara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang ada di kelurahan dan desa," kata Putut di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (31/10/2012).

Dijelaskan oleh Putut, nanti babinkamtibmas akan disuruh untuk menyambangi ke rumah penduduk minimal dua rumah penduduk. Itu harus dilaksanakan lengkap dengan foto laporannya.

"Dengan demikian, kita akan dekat langsung dengan masyarakat bawah dan mengetahui ada masalah apa ditengah masyarakat itu sehingga bisa optimalisasi fungsi deteksi dini, kalau sudah dapat info itu akan kita tindak tegas," jelas dia.

Menurutnya, kalau binmas berhasil tentu kriminalitas akan turun, masyarakat juga akan sadar. Bahkan, lanjutnya, masalah kecil yang bisa diselesaikan di kelurahan tidak perlu diselesaikan secara pengadilan tapi diselesaikan disana secara musyawarah.

"Misal, pencurian ayam 1 ekor yang harganya Rp 50 ribu, kalau diproses pengadilan biaya cukup tinggi. Alangkah indahnya diselesaikan secara musyawarah," imbuhnya lagi.

Pasalnya, soal keamanan dan ketertiban, masyarakat akan bekerjasama dengan Gubernur DKI dan dengan masyarakat.

"Pasti, bukan hanya Gubernur saja tapi juga seluruh lapisan masyarakat di Jakarta ini kita ajak dan rangkul bersama untuk ciptakan kota ini aman," ungkap Putut. 


Catatan Karier Kapolda Metro Jaya yang Baru

Irjen Putut Eko Bayuseno yang kini resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Untung S Rajab, ternyata bukan lah orang baru di Polda Metro Jaya.
Putut pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya pada 2009, kemudian menjadi Kapolda Banten di 2011, dan terakhir didaulat menjadi Kapolda Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun, Putut lahir di sebuah kota kecil di Jawa Timur, yakni Tulungagung, pada 28 Mei 1961 silam. Putut yang keturunan Jawa, mempersunting Elisabeth Louise Correta Kapojos, dan dikaruniai tiga anak.
Riwayat pendidikannya, Putut pada 1973 mengenyam SD. Kemudian, pada 1976 masuk SMP, dan pada 1980 mengenyam SMA.
Setelah itu, Putut mengikuti Pendidikan Kepolisian (Dikpol) AKABRI pada 1984, PTIK di 1988, Sespim tahun 1998, dan Lemhanas tahun ini.
Putut juga mengikuti Pendidikan Kejuruan (Dikjur) Lantas di Inggris pada 1994, kemudian LAN Serse di 1988, Bahasa Inggris pada 1995, serta Bahasa Cina dan Susjab Kapolres III di 1999.
Mantan Kapolda Jawa Barat ternyata juga terampil berbahasa asing yakni, Inggris aktif dan Mandarin aktif. Ia juga mampu berbahasa Jawa dan Manado.
Pada 29 September 1984, Putut berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda). Kemudian pada 1 Maret 1986, ia naik pangkat menjadi Inspektur Polisi Satu (Iptu). Pada 1 Maret 1991, pangkatnya naik lagi menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP).
Kemudian, ia menjadi Komisaris Polisi (Kompol) pada 1 Oktober 1995. Pada 1 Oktober 1999, Putut berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
Terhitung Masa Tanggal (TMT) 1 November 2004, Putut berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol). Pada 24 September 2009, ia berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), dan pada 15 Mei 2011, Putut berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).

Berikut riwayat jabatan Putut:
1984 : PA Staf PTIK
1988 : Wakasat Sabhara Polresta Manado
1989 : Kapolsekta Manado Utara
1992 : Kapolsekta Manado Tengah
1993 : SPRI Kapolda Sulutteng
1993 : PS Kabag Tatib Lantas Polda Sulutteng
1994 : Kabag Jianma Dit Lantas Polda Sulutteng
1995 : Guru Muda Pusdik Lantas Polri
1997 : Kabag Redigent Dit Lantas Polda Jambi
1997 : Pamen Polda Jambi
1998 : Kabag Tatib Lantas Dit Lantas Polda Jatim
1999 : Kabag Redigent Dit Lantas Polda Jatim
2000 : Kapolres Situbondo Polwil Besuki Polda Jatim
2001 : Kapolres Jember Polwil Besuki Polda Jatim
2003 : Koorspripim Polda Jatim
2004 : Pamen Desundaman Polri (Ajudan Presiden RI)
2009 : Wakapolda Metro Jaya
2011 : Kapolda Banten
2011 : Kapolda Jawa Barat 

***CW

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved