Headlines News :
Home » » Pertarungan Artis di Pilgub. Jawa Barat

Pertarungan Artis di Pilgub. Jawa Barat

Written By Unknown on Minggu, 11 November 2012 | 08.16


Bandung, Infobreakingnews- Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2013 ditandai dengan bertaburnya kalangan artis, terdapat artis senior Deddy Mizwar, Dede Yusup Effendi, Rieke Dyah Pitaloka menjadi kandidat dari partai yang berbeda. Yaa… inilah Pertarungan  Artis Di Pilgub/Wagub Jabar 2013.

Sabtu, tanggal  10 Nopember 2013 bertepatan dengan Hari Pahlawan merupakan hari terakhir yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat untuk pendaftaran para Cagub dan Cawagub Jabar periode 2013 – 2018. Para pendaftar tersebut adalah :

1. Ahmad Heryawan (Aher) - Deddy Mizwar  =  Adem / Hade

Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar sekarang) , Deddy Mizwar ( Artis dan Sutradara Senior )  Partai pengusung  adalah  PKS, PPP, Hanura, PBB.

"Sebaik-sebaiknya manusia adalah orang yang memberikan manfaat bagi orang lain. Saya dan kang Deddy, Insya Allah siap mengabdikan diri untuk rakyat jabar,"  


Menurutnya masyarakat Jabar ini religius sehingga memerlukan pikiran yang sangat kuat untuk mengemban amanah dan menghadirkan rasa aman di provinsi ini. "Kami sadar tugas ini sangat berat. Tapi dengan niat yang ikhlas kami maju di perhelatan calon gubernur/cawagub Jabar ini," kata Aher

Teriakan dukungan di tengah panas terik tidak menyurutkan semangat mereka. Deklarasi yang dipandu Sandrina Malakiano itu juga didukung sejumlah artis, seperti artis senior Didi Petet, Saskia Adya Mecca, dan Sys NS.
Deklarasi tersebut juga dihadiri pimpinan/ketua partai koalisi, seperti Ketua DPW PKS Jabar Tate Qomaruddin, DPW PPP Jabar Rahmat Yasin, DPD Hanura Jabar Azhar Aung dan Ketua DPD PBB Arif Budiman. Mereka memberikan sambutan sebagai dukungan bagi pasangan Aher-Deddy.

2. Dede Yusup Effendi - Lex Laksamana = Delman




Dede Yusuf Effendi ( Wakil Gubernur Jabar) , Lex-Laksamana ( Sekda Propinsi Jabar ). Daftar di KPU Sabtu 10 Nopember 2013, pukul 14.45, Keduanya diusung oleh Partai Demokrat , PAN, PKB dan Gerindra. "Koalisi  itu memiliki nilai gotong royong, kebersamaan, dan sauyunan" kata Dede.



"Pak Lex akan menjadi navigator saya di samping. Artinya setiap saat bisa tegas dan bisa memberikan navigasi atau arahan pada saya," bukan sebagai ban serep yang biasanya berada dibelakang kata Dede usai mendaftar ke KPU Jabar, di Jalan Garut Kota Bandung.

3. Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki = Paten

Rieke “Oneng” Dyah Pitaloka (Artis) - Teten Masduki (Tokoh Masyarakat), Partai pengusung  adalah PDIP.

Menurut Plt PDIP Jabar Tubagus, jika pasangan Rieke-Teten menang dalam pilkada akan menjadi sejarah baru PDIP dalam meretas perjuangan. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota, dan kecamatan harus bahu- membahu memenangkan pasangan ini. "Kita berkoalisi dengan rakyat. Rakyat tahu pemimpin harapannya. Karena itu koalisi PDIP dengan rakyat ini harus menang," ujar dia.

Disinggung soal kepemimpinan perempuan, dia mengatakan partainya tidak mempersoalkan posisi perempuan untuk menjadi pemimpin. Bahkan, kata dia, berdasarkan hasil survei elaktibilitas perempuan di atas laki- laki. katanya.


4. Irianto MS Syafiuddin  - Tatang Farhanul Hakim = Intan
Irianto MS Syafiuddin atau Yance (Ketua DPD Golkar Jabar , Mantan Bupati Indramayu 2 periode) ,Tatang Farhanul Hakim ( Mantan Bupati Tasikmalaya selama 2 periode).
Partai pengusung : Partai Golkar.

Pasangan ini tidak pakai artis, tapi Golkar tetap optimis untuk menang.





 "Dengan pengusungan Pak Yance dan Pak Tatang ini, Partai Golkar keluar dari `mainstrem` yang ada selama ini di Pilgub Jabar, yakni bahwa kalau mau maju di Pilgub Jabar harus berdampingan dengan artis," kata Pulihono Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Dia mengatakan, sosok Yance dan Tatang dinilainya memiliki banyak kesamaan baik secara pengalaman politik ataupun kemampuan dalam memimpin sebuah wilayah, karena keduanya adalah mantan bupati selama 2 periode.. . Selain itu, lanjut Pulihono, pasangan Yance dan Tatang juga ingin membuktikan survei dari lembaga survei terkemuka yang menyatakan bahwa 80 % masyarakat tidak ingin dipimpin oleh kepala daerah yang berlatang belakang artis.


5.Dikdik Mulyana - Cecep Suryana Toyib = Tawadu

Dikdik Mulyana Arief Mansur (Mantan Kapolda Sumatera Selatan ), Cecep Nana Suryana Toyib (mantan Sekretaris  Daerah Kabupaten Indramayu) berangkat dari jalur Indepeden, menjadi pasangan  pertama yang mendaftar bakal calon gubernur dan wakil gubernur  Jawa Barat periode 2013-2018.

Pasangan ini mengusung Tawadu. "Visi kami Tawadu, yaitu tertib, aman, wibawa, asri, dinamis dan unggul," ujar Toyib.



Dikdik mengajukan pengunduran diri dari kepolisian pada 2  Oktober 2012 ini berkaitan dengan niatnya untuk  maju sebagai calon gubernur Jawa Barat lewat jalur perseorangan.
Pengunduran diri mantan Wakil Badan Reserse Kriminal Polri ini diajukan  ke presiden oleh Kapolri pada 17 Oktober 2012 dan ditandatangani presiden pada tanggal 25 Oktober 2012.

Itulah 5 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018, Pasangan terbaik Cagub dan Cawagub periode ini memang 2 pasangan terakhir diatas tidak menggandeng artis sementara 3 pasangan lainnya sengaja menggandeng artis untuk mendulang perolehan suara.*** Rudy Janto Soelaiman



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved