Headlines News :
Home » » Walikota Mexico korbankan diri Demi Anaknya dari Geng Narkoba

Walikota Mexico korbankan diri Demi Anaknya dari Geng Narkoba

Written By Unknown on Selasa, 27 November 2012 | 13.23

Maria Santos Gorrostienta

Mexico, Infobreakingnews  - Sempat lolos dari dua percobaan pembunuhan, seorang wanita yang menjadi walikota di Meksiko ditemukan tewas. Wanita ini tewas setelah merelakan dirinya diculik oleh geng narkoba setempat, demi menyelamatkan nyawa putrinya.








Maria Santos Gorrostieta sedang  mengantarkan putrinya ke sekolah pada pagi hari, ketika tiba-tiba mobilnya dihadang oleh sebuah mobil yang berisi orang-orang tak dikenal. Insiden tersebut terjadi di kawasan Morelia, Meksiko pada 12 November lalu.

Wanita berusia 36 tahun ini ditarik keluar dari mobilnya dan kemudian dianiaya. Sejumlah saksi mata melihat insiden ini, namun mereka tidak berani menolong karena pria-pria tersebut membawa senjata.

Para saksi mata menuturkan bagaimana Gorrostieta memohon agar putrinya tetap selamat. Dengan sukarela, Gorrostieta memasuki mobil pelaku. Gorrostieta kemudian dibawa pergi pelaku, sedangkan putri kecilnya hanya bisa menangis ditinggal di lokasi tersebut.

Selama beberapa minggu, keluarga Gorrostieta cemas dan panik menunggu telepon pelaku yang biasanya meminta uang tebusan. Namun tidak pernah ada telepon tersebut.

Hingga akhirnya, Gorrostieta ditemukan sudah tak bernyawa di wilayah San Juan Tararameo, Cuitzeo Township. Jasad Gorrostieta ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat dengan kondisi tubuh penuh luka. Diduga dia ditusuk, dibakar, dan dipukuli oleh pelaku sebelum akhirnya tewas. Demikian seperti dilansirDaily Mail, Selasa (27/11/2012).

Gorrostieta lahir pada tahun 1976 dan merupakan lulusan dari jurusan kedokteran sebuah universitas di Morelia, Meksiko. Gorrostieta terpilih menjadi Walikota Tiquicheo, sebuah wilayah pinggiran di Michoacan yang terletak di sebelah barat Mexico City pada tahun 2008. Dia menjabat hingga tahun 2011.

Semasa menjabat, Gorrostieta mendapat banyak ancaman dari pihak-pihak tak dikenal, yang dicurigai anggota kartel narkoba setempat. Percobaan pembunuhan yang pertama menimpanya pada Oktober 2009 lalu. Saat itu, Gorrostieta yang tengah bersama suami pertamanya, Jose Sanchez, diserang oleh sekelompok pria bersenjata di kawasan El Limone. Sang suami tewas dalam serangan tersebut, namun Gorrostieta berhasil selamat dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Selang 3 bulan kemudian, percobaan pembunuhan kedua menimpa Gorrostieta. Sekelompok pria bertopeng yang membawa senapan mesin memberondong mobil van yang ditumpanginya di jalanan dekat perbatasan Michoacan dan Guerreo. Mobil van tersebut terkena 30 tembakan. Tiga tembakan di antaranya mengenai tubuh Gorrostieta.

Kali ini, luka-luka yang diderita Gorrostieta tergolong sangat parah. Namun Gorrostieta berhasil selamat dengan sejumlah bekas luka yang tidak bisa hilang di tubuhnya. Selain itu, dia juga harus mengenakancolostomy bag, yang disambung pada usus besarnya untuk menampung ampas pencernaannya. Gorrostieta pun harus tetap merasakan sakit di bagian perutnya pasca operasi.

Meski kehilangan suami dan memiliki pengalaman hidup yang bisa dibilang cukup mengerikan, Gorrostieta tetap bisa bangkit dan semangat menjalani hidupnya. Bahkan, media setempat menjuluki Gorrostieta sebagai pahlawan abad ke-21.

Gorrostieta meninggalkan seorang anak perempuan dan 2 anak laki-laki, serta suami keduanya, Nereo Delgado Patinoran. Diketahui bahwa sejak November 2011 lalu, Gorrostieta memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pengawal saat dirinya pergi ke manapun.*** Source
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved