Jakarta, Infobreakingnews - Tercatat 37 aksi koboi Polisi terbukti dalam kasus salah tembak di tahun 2012 oleh IPW ( Indonesia Police
Watch) dengan jumlah
korban salah tembak sebanyak 49 orang, 17 di antaranya tewas dan 32 luka,"
ujar Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis resmi yang diterima Tribunnews.com
di Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Ketua Presidium IPW,
Neta S Pane menjelaskan kasus pertama terjadi pada 3 Januari 2012 di NTT dan
terakhir 21 November 2012. Korbannya adalah wanita hamil enam bulan, Federika
Metelmetti (38) yang tewas ditembak pacarnya, seorang polisi di dekat Pos
Polisi Kalimak, Bovendigul, Papua.
Neta mengatakan bahwa
sebagian besar korban salah tembak adalah akibat peluru nyasar, sebagian lagi
karena soal sepele, yakni cemburu dan tersinggung. Usia korban salah tembak pun
beragam mulai dari anak-anak usia 4 tahun hingga orang tua usia 57 tahun.
Neta mengatakan
bahwa aksi koboi polisi itu terdapat dalam dua kategori, yaitu aksi main tembak
dan aksi salah tembak. Korbannya mulai dari orang gila, wanita, pengusaha,
polisi, pelajar, dan masyarakat biasa.
Di tahun 2012 ada dua polisi yang dihukum pengadilan karena salah tembak. Pertama, Briptu Eko divonis 11 tahun pejara oleh PN Sidoardjo karena menembak
mati guru ngaji. Kedua, Aiptu Avit divonis PN Tulangbawang 15 tahun penjara
karena menembak mati Sahab di lokasi dangdutan.
Selain itu PN Pasaman Barat menghukum Polsek Kinali membayar ganti rugi Rp 300
juta karena menembak Iwan Mulyadi. "IPW berharap Polri
mengawasi kinerja jajaran bawahnya agar kasus salah tembak yang merugikan
rakyat tidak terus terjadi," tukas Pane.
Korban salah
tembak di tahun 2012 ini sedikit menurun dibanding pada 2011 lalu. Tahun lalu
ada sebanyak 97 orang tak bersalah ditembak polisi, 19 tewas dan 78 luka
tembak. Kendati demikian, IPW berharap Polri mengawasi kinerja jajaran bawahnya
agar kasus salah tembak yang merugikan rakyat tidak terus terjadi.
Aksi ini sangat dikhawatirkan karena dilakukan penegak hukum yang seharusnya mengayomi
bukan menakuti masyarakat.*** Juanda Foster



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !