Magelang, Infobreakingnews - Masyarakat mendesak Wakil Wali Kota Magelang,
Jawa Tengah, Joko Prasetyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan itu
muncul setelah istrinya, Siti Rubaidah, melaporkan Joko ke polisi atas tuduhan
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Desakan itu disampaikan aktivis LSM Garuda,
Bambang Tedjo. Ia menilai Joko sebagai pemimpin masyarakat tidak bisa lagi
mengemban amanah menjadi teladan bagi masyarakat. Tindakan Joko tak terpuji.
"Seharusnya beliau jadi contoh bagi
masyarakat. Kalau sudah seperti ini, sebaiknya ia legowo mengundurkan diri saja
dari jabatannya," kata Bambang, Minggu (9/12).
Kepolisian Resort Magelang Kota segera memanggil Wakil Wali Kota
Magelang, Joko Prasetyo terkait laporan istrinya, Siti Rubaidah mengenai kasus
dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Wakapolres Magelang Kota, Kompol Budiharto
mengatakan, surat izin yang dilayangkan kepada Polri sudah mendapatkan balasan.
Perkiraan awalnya untuk memeriksa wakil kepala daerah harus meminta izin
presiden, namun ternyata hanya cukup meminta izin dari atasannya.
"Kami sudah bertindak cepat dan menyampaikan
ke Kapolri, dan kami mendapat balasan melalui telegram bahwa kalau untuk
sekadar pemeriksaan atau pemanggilan tidak perlu meminta izin Presiden,
melainkan hanya cukup meminta izin dari atasannya atau wali kota,"
katanya, Selasa (11/12/2012).
Saat ini, pihaknya juga telah memproses perizinan
ke Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito untuk memanggil dan memeriksa
wakilnya, Joko Prasetyo.
"Kita targetkan minggu ini akan kita panggil
yang bersangkutan. Bahkan secara pribadi saya sudah menyampaikan ke beliau
(Joko)," tegasnya.
Bambang Tjatur Iswanto yang sebelumnya ditunjuk
sebagai kuasa hukum pelapor, Siti Rubaidah, mengatakan mulai Selasa kemarin
pihaknya tidak lagi menjadi kuasa hukum pelapor.
Sebab, kliennya mencabut surat kuasa yang
sebelumnya diberikan kepadanya untuk kemudian menyerahkan pendampingan untuk
kasus ini sepenuhnya kepada Women Crisis Centre (WCC).
"Saat ini pendampingan sepenuhnya dilakukan
WCC, salah satu alasan yang diungkapkan Siti Rubaidah karena WCC lebih konsen
dalam penanganan dan memperjuangkan hak perempuan," katanya.*** Any CJ



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !