Jakarta, Infobreakingnews - PKB akan membangun komunikasi politik dengan Iwan Fals," ujar Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Malik Haramain, itupun kalau Iwan Fals mau akan kita dorong.
Malik menegaskan pencapresan Iwan sangat memungkinkan jika tidak ada hambatan dalam Undang-Undang Kostitusi."Karena itu (Capres) bagian dari hak warga negara," ujarnya.
"Capres bukan cuma Rhoma, Mahfud MD juga populer. Bahkan, PKB mencoba membangun komunikasi dengan Iwan Fals," kata Malik usai diskusi di Jakarta, Senin (24/12/2012).
Menurutnya, pria dengan nama lengkap Virgiawan Listanto itu juga memiliki hak konstitusi sebagai warga negara untuk menjadi Capres. "PKB sebagai partai terbuka, siapa saja bisa maju sebagai Capres," tuturnya.
Menanggapi masalah berapa jumlah kursi yang akan ditetapkan PKB dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), Malik menuturkan PKB ingin kembali ke Pemilu 2004 saat mendapatkan 12 persen suara atau 57 kursi.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fernita Darwis menyatakan PPP membuka kemungkinan untuk mengusung Capres dari ekternal partai, termasuk Iwan Fals. "PPP terbuka mengusung Capres dari eksternal," ujar Fernita.
Fernita mengatakan PPP memiliki mekanisme internal terkait klausul pengusungan Capres. Sejumlah kriteria akan diperhatikan, di antaranya: memiliki integritas, kapabilitas, popularitas, elektabilitas, serta daya juang. Sejauh ini, Iwan Fals memiliki kriteria tersebut.
Kalaupun ada yang kurang yakni belum ada pernyataan dari Iwan Fals untuk bersedia terjun ke dunia politik. "Kalau semua kriteria terpenuhi tapi yang bersangkutan tak mau kan susah juga," ujarnya.*** Yakop Pranata



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !