Singapura, Infobreakingnews - Michael Palmer,Ketua Parlemen Singapura mengundurkan
diri dari jabatannya, hari ini, karena mengaku menjaling hubungan asmara di
luar pernikahan.
Palmer mengumumkan pengunduran dirinya yang
mengagetkan itu dalam sebuah konferensi pers di markas besar Partai Aksi Rakyat
(People's Action Party/PAP), sore ini.
Pengunduran diri itu disebutnya, "untuk
bertanggungjawab sepenuhnya atas kesalahan memalukan yang telah
diperbuatnya," serta untuk menghindarkan penistaan pada parlemen dan PAP.kata pria berusia 44 tahun itu dalam konferensi
pers, Rabu (12/12).
Menurut Palmer, affairnya terjalin dengan seorang
staf di organisasi underbouw PAP yang bekerja di Pasir Ris-Punggol GRC.
Wakil Perdana Menteri Singapura, Teo Chee Hean,
yang juga hadir dalam konferensi pers itu meminta maaf pada penduduk Singpura
atas kejadian itu, atas nama partai dan dirinya sendiri.
Wakil Ketua Parlemen, Charles Chong, sementara
akan mengganti posisi Palmer.
Pengunduran diri Palmer
adalah skandal tingkat tinggi terbaru yang memukul Singapura, yang konsisten
menempati peringkat tertinggi dalam survei internasional tentang kebersihan dan
efisiensi pemerintah. Mantan kepala polisi narkotika itu segera diadili. Ia
diduga mencari kenikmatan seksual dari seorang kontraktor.
Mantan kepala
pertahanan sipil tersebut dijadwalkan disidangkan pada Januari 2013.
"Ya, tentu ini adalah pukulan bagi PAP,"
kata seorang profesor ilmu politik di Universitas Nasional Singapura Reuben
Wong.
Dia mengutip serangan tanpa henti yang dilakukan
oposisi yakni Partai Buruh terhadap PAP. Sebelumnya tekanan dari oposisi juga
menimpa Yaw Shin Leong, seorang anggota perlemen. Ia terpaksa mundur dari
politik karena hubungan di luar nikah awal tahun ini.
Partai Buruh menyatakan siap untuk mengajukan
calon melawan PAP di kursi yang dulu diduduki Palmer.
Dalam skandal seks tingkat tinggi tahun ini, 51
orang termasuk pegawai sipil, pengusaha dan petugas berseragam diseret ke
pengadilan. Aksi mereka diduga melibatkan jasa seorang pekerja seks komersial
berusia 17 tahun. Sejauh ini ada beberapa dari mereka telah dipenjara.***Jenny Lie



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !