Headlines News :
Home » » Telibat Skandal Seks, Ketua Parlemen Singapura Mundur

Telibat Skandal Seks, Ketua Parlemen Singapura Mundur

Written By Unknown on Rabu, 12 Desember 2012 | 19.24


Ketua Parlemen Singapura, Michael Palmer
Singapura, Infobreakingnews - Michael Palmer,Ketua Parlemen Singapura mengundurkan diri dari jabatannya, hari ini, karena mengaku menjaling hubungan asmara di luar pernikahan.






Palmer mengumumkan pengunduran dirinya yang mengagetkan itu dalam sebuah konferensi pers di markas besar Partai Aksi Rakyat (People's Action Party/PAP), sore ini.

Pengunduran diri itu disebutnya, "untuk bertanggungjawab sepenuhnya atas kesalahan memalukan yang telah diperbuatnya," serta untuk menghindarkan penistaan pada parlemen dan PAP.kata pria berusia 44 tahun itu dalam konferensi pers, Rabu (12/12).

Menurut Palmer, affairnya terjalin dengan seorang staf di organisasi underbouw PAP yang bekerja di Pasir Ris-Punggol GRC.

Wakil Perdana Menteri Singapura, Teo Chee Hean, yang juga hadir dalam konferensi pers itu meminta maaf pada penduduk Singpura atas kejadian itu, atas nama partai dan dirinya sendiri.

Wakil Ketua Parlemen, Charles Chong, sementara akan mengganti posisi Palmer.


Pengunduran diri Palmer adalah skandal tingkat tinggi terbaru yang memukul Singapura, yang konsisten menempati peringkat tertinggi dalam survei internasional tentang kebersihan dan efisiensi pemerintah. Mantan kepala polisi narkotika itu segera diadili. Ia diduga mencari kenikmatan seksual dari seorang kontraktor. 

Mantan kepala pertahanan sipil tersebut dijadwalkan disidangkan pada Januari 2013.

"Ya, tentu ini adalah pukulan bagi PAP," kata seorang profesor ilmu politik di Universitas Nasional Singapura Reuben Wong.

Dia mengutip serangan tanpa henti yang dilakukan oposisi yakni Partai Buruh terhadap PAP. Sebelumnya tekanan dari oposisi juga menimpa Yaw Shin Leong, seorang anggota perlemen. Ia terpaksa mundur dari politik karena hubungan di luar nikah awal tahun ini.

Partai Buruh menyatakan siap untuk mengajukan calon melawan PAP di kursi yang dulu diduduki Palmer.

Dalam skandal seks tingkat tinggi tahun ini, 51 orang termasuk pegawai sipil, pengusaha dan petugas berseragam diseret ke pengadilan. Aksi mereka diduga melibatkan jasa seorang pekerja seks komersial berusia 17 tahun. Sejauh ini ada beberapa dari mereka telah dipenjara.***Jenny Lie


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved