Jakarta, Infobreakingnews - Farhat Abbas, Pengacara putra
mantan Hakim Agung Abbas Said yang kini menjadi komisioner KY dilaporkan ke SPK Polda Metro Jaya oleh Ramdan Alamsyah,
Kamis (10/1/2013) terkait kicauan Farhat di twitter mengenai plat nopol Ahok
yang dinilai mengandung SARA.
Saat ditemui usai membuat laporan di SPK, Ramdan mengatakan
dirinya melaporkan Farhat sebagai warga Jakarta dan mewakili Komunitas
Intelektual Muda Betawi dan Himpunan Advokat Muda Indonesia.
"Saya melaporkan Farhat Abbas dengan UU 40 tahun 2008 pasal
4 dan 16 mengenai SARA dan UU ITE pasal 27 ayat 2," ucap Ramdan. Dijelaskan Ramdan alasan dirinya melaporkan Farhat ialah
lantaran Indonesia merupakan negara kesatuan RI dan kebinekaan, sehingga
menurut Ramdan kicauan Farhat di twitter itu dinilai sangat melukai persatuan,
kesatuan, dan kebinekaan.
"Tindakan Farhat ini bisa mengancam kerukunan di Jakarta.
Kalau ini tidak ditindak hukum akan merusak. Saya sangat menyayangkan ini.
Kalau soal permintaan maaf, ya hukum tetap berlaku. Meski minta maaf karena ini
kan kita duga tindak pidana. Biar menjadi efek jera," tutur Ramdan.
Untuk diketahui, belakangan muncul pemberitaan media mengenai
kicauan Farhat Abbas di twitter tentang Basuki Tjahaja Purnama terkait
permasalahan plat mobil yang dinilai menghina dan berbau rasis.
Berikut tweet Farhat :
“Ahok sana sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke
orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun plat nya tetap C***!”
Farhat yang
dikonfirmasi mengakui bahwa dirinya yang men-tweet kata-kata rasis tersebut.
Namun ia membantah tweet-nya itu mengandung rasialis.
"Itu memang
saya yang ngetweet, itu bukan rasialis. Itu justru menunjukkan bahwa non
pribumi jangan dibilang kecil, tapi diistimewakan," terang Farhat.
Tapi tetap saja
sejumlah tweeps mengkritik Farhat. Kicauan pengacara putra mantan Hakim Agung
Abbas Said yang kini menjadi komisioner KY itu dianggap tak pantas.
"Ini soal
masalah kemuliaan. Jadi masalah pelat nomor tidak usah dibicarakan. Gara-gara
Ahok omong itu, sama saja mengancam kepolisian. Bagaimana kalau kepolisian
tidak mau bekerja?" jelas Farhat.
Namun, setelah
menimbulkan berbagai protes pengguna akun twitter, Farhat kemudian meminta maaf
terhadap Ahok melalui akun twitternya @farhatabbaslaw.
@farhatabbaslaw:
"Pak Wagub Ahok yg bijaksana! Minta maaf ya , tks anda tak sensi , Kita
tutup masalah plat nomor Mobil, slmt berkarya" tgu kritik sy yg lain".*** Nadya Emilia



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !