Headlines News :
Home » » Farhat Dipolisikan

Farhat Dipolisikan

Written By Unknown on Kamis, 10 Januari 2013 | 14.24


Jakarta, Infobreakingnews - Farhat Abbas, Pengacara putra mantan Hakim Agung Abbas Said yang kini menjadi komisioner KY dilaporkan  ke SPK Polda Metro Jaya oleh Ramdan Alamsyah, Kamis (10/1/2013) terkait kicauan Farhat di twitter mengenai plat nopol Ahok yang dinilai mengandung SARA.





Saat ditemui usai membuat laporan di SPK, Ramdan mengatakan dirinya melaporkan Farhat sebagai warga Jakarta dan mewakili Komunitas Intelektual Muda Betawi dan Himpunan Advokat Muda Indonesia.

"Saya melaporkan Farhat Abbas dengan UU 40 tahun 2008 pasal 4 dan 16 mengenai SARA dan UU ITE pasal 27 ayat 2," ucap Ramdan. Dijelaskan Ramdan alasan dirinya melaporkan Farhat ialah lantaran Indonesia merupakan negara kesatuan RI dan kebinekaan, sehingga menurut Ramdan kicauan Farhat di twitter itu dinilai sangat melukai persatuan, kesatuan, dan kebinekaan.

"Tindakan Farhat ini bisa mengancam kerukunan di Jakarta. Kalau ini tidak ditindak hukum akan merusak. Saya sangat menyayangkan ini. Kalau soal permintaan maaf, ya hukum tetap berlaku. Meski minta maaf karena ini kan kita duga tindak pidana. Biar menjadi efek jera," tutur Ramdan.
Untuk diketahui, belakangan muncul pemberitaan media mengenai kicauan Farhat Abbas di twitter tentang Basuki Tjahaja Purnama terkait permasalahan plat mobil yang dinilai menghina dan berbau rasis.

Berikut tweet Farhat :
“Ahok sana sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun plat nya tetap C***!”

Farhat yang dikonfirmasi mengakui bahwa dirinya yang men-tweet kata-kata rasis tersebut. Namun ia membantah tweet-nya itu mengandung rasialis.



"Itu memang saya yang ngetweet, itu bukan rasialis. Itu justru menunjukkan bahwa non pribumi jangan dibilang kecil, tapi diistimewakan," terang Farhat.

Tapi tetap saja sejumlah tweeps mengkritik Farhat. Kicauan pengacara putra mantan Hakim Agung Abbas Said yang kini menjadi komisioner KY itu dianggap tak pantas.

"Ini soal masalah kemuliaan. Jadi masalah pelat nomor tidak usah dibicarakan. Gara-gara Ahok omong itu, sama saja mengancam kepolisian. Bagaimana kalau kepolisian tidak mau bekerja?" jelas Farhat.

Namun, setelah menimbulkan berbagai protes pengguna akun twitter, Farhat kemudian meminta maaf terhadap Ahok melalui akun twitternya @farhatabbaslaw.

@farhatabbaslaw: "Pak Wagub Ahok yg bijaksana! Minta maaf ya , tks anda tak sensi , Kita tutup masalah plat nomor Mobil, slmt berkarya" tgu kritik sy yg lain".*** Nadya Emilia



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved