Aceh, Infobreakingnews - Dainuri, Hakim Syariah di Tapak Tuan Aceh dipecat sebagai hakim pada November 2011 karena berbuat cabul dengan pihak berperkara di kamar mandi hotel. Namun Dainuri masih tercatat sebagai hakim di Mahkamah Syariah Tapaktuan, Aceh.
Kelakuan Dainuri, sungguh memalukan. Hakim dengan gelar Sarjana Hukum Islam (SHI) itu dilaporkan berulang-ulang kali menggarap Evi, seorang perempuan yang tersangkut kasus dan kasusnya ditangani Dainuri.
Dainuri mengakui kalau dirinya telah bermesraan berkali-kali dengan Evi, termasuk dengan cara menggosok-gosok punggung perempuan itu di kamar mandi dan berpangkuan dalam keadaan telanjang di hotel yang disewa olehnya.
Sedangkan Evi, hanya bersikap pasrah saja. Apalagi Dainuri berjanji akan membebaskan dirinya dari jeratan hukum yang sedang ia hadapi.
“Ya wajar. Dia kan sudah tahu kalau berbuat dosa itu ada malaikat yang mencatatnya,” kata Ketua Umum MUI Umar Shihab.
Hal ini terungkap saat majalah Varia Peradilan -- majalah resmi Mahkamah Agung (MA)-- menurunkan tulisan Dainuri dengan judul 'Mengulas Konsep Hijrah, Menggugat Reformasi'. Dalam majalah edisi 326 Januari 2013 di halaman 120 tertulis identitas penulis sebagai 'hakim Mahkamah Syariah Tapaktuan'. Tulisan ini juga sempat muncul di website resmi Badan Peradilan Agama (Badilag) pada Rabu, 21 November 2012.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Mahkamah Syariah Provinsi Aceh, Idris Mahmudy. Menurutnya, Dainuri sudah diberi skorsing tidak memegang perkara (non palu).
Indris mengatakan "Ini mengganggu saya, saya sudah minta Badan Pengawas (Bawas) segera untuk segera mengeluarkan surat pemberhentian. Perlu percepatan suratnya," Senin (11/03/2013).
Komisi Yudisial (KY) sengat menyesalkan dengan dipecatnya Dainuri oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang dibentuk oleh MA-KY pada 23 November 2011.
Sehingga munculnya justru di majalah MA. Padahal pemecatannya melalui MKH, artinya MA terlibat. Sayang, sangat disayangkan. Wakil Ketua KY, Imam Anshori Saleh menyatakan Apakah karena kurangnya koordinasi antara pengelola majalah dengan Kesekretariatan MA, Badilag atau apa motivasinya?" *** Emil FS



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !