Pages

Jumat, 21 Juni 2013

Pemerintah Kebingungan Menghadapi Kedatangan 1200 Jet Pribadi CEO Dunia


Jakarta, infobreakingnews  - Pertemuan para pengusaha sukses dunia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan berlangsung 1-8 Oktober 2013 di Nusa Dua, Bali juga akan dihadiri 1.200 CEO dunia. Hal ini justru membuat bingung pemerintah, terkait tersedianya lahan parkir pesawat di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Karena dipastikan sebagaimana biasanya, para jetset CEO para pemilik perusahaan ternama dan sukses itu akan membawa pesawat jet pribadinya , jika menghadiri acara seperti ini.


Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pada ajang KTT APEC nanti, jumlah delegasi asing dan dalam negeri akan mencapai puluhan ribu orang.

"Tadi kami juga bicara banyak juga CEO-CEO dunia itu yang membawa private jet-nya. Kita lagi memikirkan di mana tempat parkirnya," kata Hatta infobreakingnews.com,  di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6/2013)

Hatta menuturkan, peserta yang hadir untuk media saja akan mencapai 3.000-4.000 wartawan. Selain itu, 21 delegasi kepala negara dengan rombongannya, termasuk para CEO perusahaan dunia.

"Dipastikan puluhan ribu yang hadir," katanya.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan berlangsung 1-8 Oktober 2013 di Nusa Dua, Bali. Ajang ini bukan hanya pertemuan para kepala negara, namun akan berkumpul para petinggi perusahaan negara-negara anggota APEC.

Acara itu akan menghadirkan sedikitnya 1.200 CEO dari masing-masing perusahaan yang ada di Indonesia dan luar negeri anggota APEC, termasuk 250 CEO dari Indonesia. Juga akan menghadirkan 21 presiden dari masing-masing negara peserta APEC, termasuk Indonesia. Terkait hal itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengunjungi Bali di waktu tersebut.

"Jangan ke Bali di tanggal 1-8 Oktober 2013, apalagi Nusa Dua. Akan ribet, susah. Akan ada acara besar-besaran," kata Executive Director APEC CEO Summit Sudirman Said. memberi himbauan, karena selain sewa hotel yang habis dibooking oleh para undangan, harganya juga akan lebih tinggi dari biasa. Belum lagi masalah lalin yang pasti dipenuhi satgas pengaman dari banyak pihak.*** Emil F Simatupang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar