Jakarta, infobreakingnews - Menteri Hukum Amir Syamsudin sangat dibikin geram oleh gembong narkoba terpidana mati Freddy Budiman, yang beberapa hari ini diketahui mendapatkan keistimewaan selama berada didalam sel LP Cipinang. Freddy mendapatkan fsilitas dengan santa leluasa, hingga bisa melakukan aksi mesum dan mengkordinir perdagangan narkoba melalui HP 40 unit yang dimbawanya masuk kedalam LP.
Peristiwa yang sangat memalukan ini pula menjadikan Kalapas Cipinang, Thurman Hutapea dicopot sejak Kamis (25/7/2013.
Tidak hanya mencopot Thurman, Menteri Amir juga melakukan pengawasan ketat terhadap terpidana mati Freddy.
"Langkah awal akan saya lakukan adalah mengasingkan. Saya akan minta yang bersangkutan diasingkan sejauh mungkin. Kalau bisa ke tempat-tempat yang tingkat pengawasan yang maksimal," kata Kemenkum HAM Amir Syamsuddin di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2013).
Amir mengatakan, proses hukum kasus tersebut akan terus berlanjut. Siapa pun yang terlibat termasuk warga binaan jika terbukti maka akan mendapatkan sanksi. "Yang jelas proses hukum bukan kemungkinan yang terputus. Siapa pun yang terlibat termasuk warga binaan itu pun juga sudah ada aturan-aturan yang mengatur langkah-langkah dispilin," katanya.
Kenakalan Freddy di LP Narkotika Cipinang dikuak oleh perempuan yang mengaku pernah menjadi simpanannya, Vanny Rosyanne (22). Vanny mengaku pernah nyabu dan bercinta dengan Freddy di sebuah ruangan khusus di LP Narkotika Cipinang. Freddy dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan karena kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi.
Tidak saja Vanny yang merupakan model bertubuh sexy sang bandar narkoba menebar maksiat di LP Cipinang, tetapi juga dengan Anggita Sari yang mengaku sudah menikah siri di dalam LP Cipinang dengan sang gembong narkoba.***Candra Wibawanti



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !