![]() |
| Anggita Sari |
Cilacap, infobreakingnews - Sok yakin dan penuh rasa percaya diri, apalagi masih berbekal pengalaman yang sudah dirasakan selama di Cipinang, perempuan bernama Anggita Sari yang belakangan ini namanya sering menjadi pemberitaan terkait kedekatannya dengan terpidana mati gembong narkoba Freddy Budiman yang saat ini berada di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Anggita yang datang bersama keluarga Freddy Budiman ini hanya bisa menunggu di Dermaga Wijayapura sementara keluarga Freddy diperbolehkan menyeberang ke pulau Nusakambangan.
"Seharusnya belum boleh dikunjungi karena dia (Freddy) masih dalam masa orientasi," Kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Suwarso saat dihubungi infobreakingnews.com, Senin (5/8/2013).
Menurut dia, siapapun itu, baik keluarganya maupun Anggita belum diijinkan untuk menemui Freddy Budiman. Kalaupun saat ini keluarga sudah menyebrang untuk menemui Freddy nantinya tetap akan ditolak.
Kekecewaan Anggita dan keluarga Freddy yang ditolak untuk bertemu di Lapas Batu Nusakambangan, membuat orang terdekat Freddy baru tersadar kalau semua kemudahan dan fasilitas istimewa itu telah lenyap dan kini pihak Lapas Nusakambanganpun sangat terlihat waspada akan musibah yang menimpah Kalapas dan 3 staf Cipinang yang dicopot akibat memberikan kemudahan fasilitas kepada sang terpidana mati.
Dia menjelaskan, kemarin memang Freddy sempat meminta agar yang boleh menjenguknya hanya keluarga dan selain itu Freddy tidak mau menerima. Namun dengan tegas Suwarso tidak mengijinkan siapapun masuk untuk menemui Freddy, sekalipun keluarga dekatnya.
Dari informasi yang dikumpulkan, Anggita Sari tidak diijinkan menyebrang karena tidak masuk dalam daftar tamu yang boleh menjenguk Freddy yakni lima orang anggota keluarganya. Kelima anggota keluarga Freddy diijinkan menyebrang ke pulau Nusakambangan menggunakan kapal Pengayoman II milik Kemenkumham.
Mustinya Anggita sudah sadar kalau apa yang dikejar dan diyakininya kemaren itu , kini telah terlempar bagaikan sampah dimata sang gembong biadab seperti Freddy.
***Candra Wibawanti.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar